Daerah Nasional
Beranda » Berita » LRT Kelapa Gading–Manggarai Tembus 100 Ribu Penumpang Sejak Diresmikan

LRT Kelapa Gading–Manggarai Tembus 100 Ribu Penumpang Sejak Diresmikan

ANGGOTA DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengemukakan, jika tarif, feeder, jam layanan, integrasi, dan kualitas pelayanan terus diperkuat, LRT akan jadi pilihan utama perjalanan sehari-hari mobilitas harian warga. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)
ANGGOTA DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengemukakan, jika tarif, feeder, jam layanan, integrasi, dan kualitas pelayanan terus diperkuat, LRT akan jadi pilihan utama perjalanan sehari-hari mobilitas harian warga. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA – ANGGOTA DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi respons positif masyarakat terhadap operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai yang telah melayani 100.343 penumpang sejak diresmikan hingga 24 September 2026. Capaian awal tersebut dinilai menunjukkan besarnya minat warga terhadap pilihan transportasi publik yang cepat, nyaman, dan semakin terintegrasi.

“Lebih dari 100 ribu penumpang dalam fase awal operasional adalah sinyal yang positif. Ini menunjukkan warga punya kebutuhan dan minat yang besar terhadap transportasi publik berkualitas. Tantangan berikutnya adalah bagaimana antusiasme awal ini terus meningkat,” ujar Fahira Idris dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (27/09/2026).

Senator Jakarta ini menyampaikan sejumlah harapan agar LRT Kelapa Gading–Manggarai semakin kuat menjadi bagian dari mobilitas harian warga.

Pertama, menjaga keberlanjutan jumlah pengguna setelah masa promosi berakhir, di mana capaian awal perlu dievaluasi secara berkala setelah tarif normal diberlakukan. Data penumpang per stasiun, jam sibuk, pola perjalanan, tingkat keterisian, hingga perpindahan antarmoda penting dianalisis untuk mengetahui apakah LRT benar-benar menjadi pilihan perjalanan rutin.

“Ukuran keberhasilan berikutnya bukan lagi berapa banyak warga mencoba LRT, tetapi berapa banyak yang kemudian memilih menggunakannya setiap hari. Karena itu, data pascapromosi menjadi sangat penting untuk menyempurnakan layanan,” ungkap Fahira Idris.

Komisi XIII DPR Desak Keterbukaan Imipas soal Bebas Bersyarat Bechi

Kedua, buat integrasi tarif dan pembayaran semakin mudah dirasakan. Jakarta sebenarnya telah memiliki skema tarif terintegrasi antarmoda yang diharapkan pemanfaatannya semakin sederhana, mudah dipahami, dan dapat digunakan secara mulus ketika warga berpindah antara LRT, Transjakarta, MRT, maupun layanan pengumpan.

Menurutnya, biaya perjalanan secara keseluruhan sangat menentukan keputusan warga meninggalkan kendaraan pribadi. Integrasi tidak boleh hanya berarti jaringan fisik bertemu, tetapi juga pembayaran yang praktis dan ongkos perjalanan yang tetap terjangkau.

Ketiga, perkuat layanan pengumpan dan konektivitas first-last mile di seluruh stasiun. Fahira Idris mengapresiasi langkah Pemprov DKI mengintegrasikan stasiun LRT dengan Transjakarta dan Mikrotrans dengan rute, frekuensi, serta titik naik-turun pengumpan perlu terus dievaluasi berdasarkan pola perjalanan nyata penumpang.

Trotoar yang aman, akses bagi penyandang disabilitas, informasi perpindahan moda yang jelas, serta koneksi dari permukiman dan pusat kegiatan menuju stasiun juga harus menjadi bagian dari integrasi.

“Transportasi publik akan dipilih kalau perjalanan dari rumah sampai tujuan terasa mudah. Jangan sampai LRT-nya cepat, tetapi warga kesulitan mencapai stasiun atau melanjutkan perjalanan setelah turun,” kata Fahira Idris.

Bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Polres Garut Perkuat Keimanan dan Semangat Pengabdian Personel

Keempat, evaluasi jam operasi dan frekuensi berdasarkan kebutuhan komuter. Saat ini layanan Kelapa Gading–Manggarai pada tahap awal beroperasi hingga pukul 20.00 WIB. Menurut Fahira Idris, pola penumpang pada pagi, sore, malam, akhir pekan, serta kebutuhan pekerja dengan jam kerja berbeda perlu menjadi dasar evaluasi jam layanan.

Jika permintaan menunjukkan kebutuhan yang kuat, penyesuaian jam operasi hingga malam dan frekuensi pada jam sibuk perlu dipertimbangkan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan serta kesiapan operasional.

Kelima, dengan mempertahankan keandalan dan kualitas pengalaman penumpang, capaian ketepatan waktu pada fase awal merupakan modal yang sangat baik. Keandalan tersebut harus dipertahankan bersama kebersihan, keamanan, kenyamanan, informasi perjalanan real-time, keramahan petugas, serta aksesibilitas bagi lansia, perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, kualitas pelayanan inilah yang pada akhirnya membangun kepercayaan dan loyalitas pengguna.

“Target kita bukan hanya kereta penuh pada minggu pertama. Yang jauh lebih penting adalah membuat warga yakin bahwa besok, bulan depan, dan tahun depan LRT tetap cepat, terjangkau, tepat waktu, mudah disambungkan dengan moda lain, dan sesuai dengan ritme kehidupan mereka,” tegas Fahira Idris.

Penghapusan UKT PTN dan Menjaga Eksistensi PTS

Fahira Idris meyakini LRT Kelapa Gading–Manggarai memiliki peluang besar menjadi salah satu tulang punggung mobilitas Jakarta. Apalagi Manggarai semakin berkembang sebagai simpul transportasi yang menghubungkan LRT dengan KRL, Transjakarta, Transjabodetabek, dan Kereta Bandara.

“Seratus ribu penumpang adalah awal yang menggembirakan. Jika tarif, feeder, jam layanan, integrasi, dan kualitas pelayanan terus diperkuat, LRT akan jadi pilihan utama perjalanan sehari-hari,” pungkas Fahira Idris.

Seperti diketahui, LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai telah mengangkut 100.343 penumpang sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 16 September 2026 lalu. Angka tersebut dicapai hanya dalam sembilan hari sejak rute baru LRT Jakarta itu resmi beroperasi. Antusiasme penumpang paling terlihat selama periode sosialisasi tarif khusus Rp8 yang berlangsung pada 16-23 September 2026. (***/Jie)

Editor: Ao S Dwiyantho Putra
Email: aodwiyantho@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom