RUZKA INDONESIA; JAKARTA โ Siapa yang menyangka gemerlap mesin arcade di pusat perbelanjaan ternyata mampu melahirkan prestasi kelas dunia? Tiga talenta muda Indonesia baru saja membuktikan bahwa hobi bermain game ritmik dapat membawa nama bangsa melambung tinggi di kancah internasional.
Mereka adalah Chresko Willie (Willie), Rizki Arifa (Rifka), dan Muhammad Arwan (Awang)โtiga nama yang kini patut dicatat dalam lembaran prestasi olahraga elektronik Tanah Air. Bertanding di ajang Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 yang digelar di Negeri Ginseng, Korea Selatan, tim Indonesia sukses merebut Juara 1 untuk kategori Speed Female dan Juara 2 untuk kategori Speed Male.
Prestasi ini terasa istimewa karena Indonesia berhasil mengalahkan peserta-peserta tangguh dari enam negara Asia Pasifik, yakni Australia, Selandia Baru, Singapura, Filipina, Vietnam, dan tuan rumah Korea Selatan.
Dari Timezone ke Panggung Internasional
Perjalanan panjang menuju podium kemenangan ternyata berawal dari tempat yang tak terduga: gerai-gerai Timezone di berbagai kota di Indonesia.
Willie, misalnya, pertama kali mengenal permainan Pump It Up saat masih berusia enam tahun di Timezone Supermal Karawaci. Kala itu, ia hanya seorang bocah yang asyik mengikuti irama musik dari mesin arcade. Sementara Rifka mulai menekuni permainan serupa pada usia 17 tahun di Timezone Ambarrukmo Yogyakarta.
“Dari sekadar iseng dan bersenang-senang, kami terus berlatih, belajar, dan berkembang. Dukungan keluarga, komunitas, serta lingkungan yang memberikan ruang untuk bertumbuh menjadi kunci utama,” ujar Rifka dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026, lalu.
Turnamen Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 merupakan hasil kolaborasi eksklusif antara TEEG dan Andamiro. Babak kualifikasi berlangsung secara online dan offline di berbagai negara.
Untuk wilayah Indonesia, babak final nasional digelar di Main Atrium Emporium Pluit Mall dan mencatatkan rekor membanggakan: 242 pesertaโmenjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah peserta terbanyak se-Asia Pasifik.
Bahkan, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mengirimkan wakil pada kategori Freestyle untuk tampil di panggung utama PlayX4 di KINTEX, Korea Selatan.
Komunitas yang Menjadi Rumah
Di balik kilau medali, terdapat ekosistem komunitas yang solid. Para pecinta Pump It Up di Indonesia telah lama bergabung dalam wadah bernama PIUVORIAโsebuah komunitas yang berdiri sejak tahun 2002 dan menjadi rumah bagi ribuan penggemar permainan ritmik ini.
Menurut perwakilan PIUVORIA, Pump It Up tidak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga melatih fokus, koordinasi tubuh, ketangkasan, disiplin, hingga kebugaran fisik. Melalui berbagai kegiatan komunitas, gathering, hingga kompetisi rutin yang diselenggarakan di gerai-gerai Timezone, para pemain mendapatkan kesempatan emas untuk terus mengasah kemampuan.
“Dukungan berkelanjutan inilah yang melahirkan talenta-talenta Indonesia yang mampu bersaing di level internasional,” ungkap perwakilan komunitas tersebut.
Apresiasi dari CEO TEEG Indonesia
Keberhasilan tiga atlet muda ini mendapat apresiasi tinggi dari manajemen Timezone. Naveen H, CEO TEEG Indonesia, menyatakan bahwa pencapaian ini bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi, melainkan bukti nyata dari ekosistem yang sehat antara komunitas, industri hiburan keluarga, dan individu yang berdedikasi.
“Keberhasilan Indonesia di Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 membuktikan ekosistem yang sehat antara komunitas, industri hiburan keluarga, dan individu yang berdedikasi mampu melahirkan prestasi berkelas dunia. Di Timezone, kami percaya ruang bermain juga dapat menjadi ruang tumbuh mengembangkan potensi diri. Karena itu, kami akan terus mendukung komunitas dan menyediakan wadah positif bagi generasi muda untuk berkembang serta meraih prestasi,” ujar Naveen dalam konferensi pers yang sama.
Liburan Sekolah: Momentum Berkreasi dan Berprestasi
Prestasi membanggakan ini juga menjadi penyemangat bagi Timezone dalam menyambut musim liburan sekolah tahun 2026. Tidak hanya sebagai tempat hiburan, Timezone ingin menghadirkan pengalaman yang mendidik dan menginspirasi.
Selama periode 17 Juni hingga 19 Juli 2026, seluruh gerai Timezone di Indonesia menghadirkan program spesial, antara lain:
- All Games Rp5.000 khusus pelajar
- Bonus Double Tizo
- Berbagai hadiah langsung untuk pembelian paket tertentu
“Liburan sekolah adalah momen untuk beristirahat sekaligus mengeksplorasi hal-hal baru. Timezone ingin memberikan kesempatan bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, keterampilan sosial, hingga rasa percaya diri melalui aktivitas bermain yang positif,” jelas Naveen.
Adapun Timezone didirikan pada tahun 1978 di Perth, Australia, dan kini menjadi jaringan Pusat Hiburan Keluarga terkemuka di kawasan Asia-Pasifik. Perusahaan ini mengoperasikan lebih dari 320 lokasi di 7 negara, dengan lebih dari 70 venue di Indonesia.
Timezone menghadirkan berbagai permainan interaktif, wahana, dan atraksi terbaru dalam lingkungan yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi seluruh keluarga.
(Siaran Pers Timezone Indonesia)






Komentar