Ia menjadi pemain kedua—setelah Cafu dari Brasil—yang tampil dalam tiga final Piala Dunia, setelah bermain di laga penentuan pada tahun 2014, 2022, dan tahun ini.
RUZKA INDONESIA–Kekalahan tim nasional Argentina di final Piala Dunia 2026 menyisakan luka mendalam bagi sang kapten, Lionel Messi. Meski begitu, ia memuji timnya karena berhasil mencapai final untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Ia pun berterima kasih kepada para pendukungnya.
Seperti diketahui, Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu dalam laga final di East Rutherford, New Jersey, Senin (20/07) WIB.
Ferran Torres mencetak gol penentu yang menggagalkan upaya juara Piala Dunia 2022 itu untuk meraih gelar juara dunia secara beruntun.
Hasil tersebut mengakhiri upaya Argentina untuk menjadi tim putra pertama sejak Brasil pada tahun 1962 yang berhasil mempertahankan trofi juara.
“Rasa sakitnya luar biasa dan butuh waktu lama agar luka ini bisa sembuh,” tulis Messi di media sosial.
“Namun, saya juga akan menyimpan semua kenangan indah… dukungan dari seluruh negeri yang, bersama dengan kerja keras dan usaha skuad ini, membawa kami kembali menjadi salah satu yang terbaik di dunia,” katanya.
Messi, 39 tahun, juga mengucapkan selamat kepada Spanyol dan mengatakan bahwa Argentina patut bangga karena berhasil mencapai final Piala Dunia secara berturut-turut.
Ia menjadi pemain kedua—setelah Cafu dari Brasil—yang tampil dalam tiga final Piala Dunia putra, setelah bermain di laga penentuan pada tahun 2014, 2022, dan tahun ini.
Penyerang Inter Miami ini tetap menjadi pemain Argentina dengan koleksi gelar terbanyak, setelah memimpin negaranya menjuarai Piala Dunia 2022, Copa America pada 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.
Ia juga merupakan pemenang Ballon d’Or delapan kali dan secara luas dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa.
“Sekali lagi, kita berhasil bersatu sebagai sebuah negara,” tambah Messi, “berbagi rasa bangga yang luar biasa sebagai orang Argentina.”(***)
Editor: Amiruddin






Komentar