RUZKA INDONESIA โ Fynd, perusahaan teknologi ritel berbasis AI yang didukung Reliance Retail Ventures Limited, resmi mengumumkan ketersediaan komersial GlamAR di Indonesia.
GlamAR adalah platform berbasis AI yang menghadirkan fitur virtual try-on, analisis kulit, dan visualisasi produk 3D untuk kategori kecantikan, fashion, gaya hidup, hingga furnitur dan dekorasi rumah.
Peluncuran ini menjawab pesatnya pertumbuhan video commerce di Indonesia. Pada 2025, konsumen RI mencatatkan 2,6 miliar transaksi melalui video commerce, tertinggi di Asia Tenggara. Kategori kecantikan dan fashion menyumbang 48% dari GMV video commerce.
Di sisi lain, GMV e-commerce Indonesia mencapai sekitar US$71 miliar pada 2025. Sementara waktu tonton konten belanja di YouTube naik 400% dalam setahun dengan lebih dari 40 juta pengguna yang mencari dan berbelanja lewat platform tersebut.
Melihat produk lewat foto atau video saja sering belum cukup. Warna lipstik bisa berbeda di tiap warna kulit, ukuran kacamata sulit dinilai, dan pemilihan skincare pun membingungkan.
โGlamAR dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif pada tahap pertimbangan produk,โ jelas Fynd dalam rilisnya.
Fitur utama GlamAR:
- Kacamata: Pemetaan wajah real-time dengan akurasi jarak pupil ยฑ1 mm
- Kosmetik Warna: Coba lipstik, blush, eyeshadow secara virtual di berbagai warna kulit
- Perhiasan & Aksesori: Visualisasi 3D 360 derajat sebelum membeli
- Analisis Kulit: Deteksi 14+ kondisi kulit dalam 20 detik dari 15 metrik & 150 biomarker wajah untuk rekomendasi personal
- Omnichannel: Bisa diakses via smartphone, tablet, desktop, smart mirror, hingga Magic Mirror di toko
Siap Integrasi dengan E-commerce
GlamAR dirancang melengkapi teknologi ritel yang sudah ada. SDK-nya dapat diintegrasikan dengan Shopify, WooCommerce, Magento, maupun sistem commerce custom untuk web dan mobile.
Pengalaman bermerek dasar bisa aktif dalam 30 menit. Untuk implementasi kompleks butuh beberapa minggu tergantung katalog dan integrasi.
Platform ini bersifat white-label, sehingga peritel bisa menyesuaikan dengan merek dan gaya komunikasi sendiri. Keamanan platform juga mengikuti standar SOC 2, ISO, dan GDPR.
โIndonesia merupakan pasar yang sangat menarik bagi perkembangan ritel, dengan konsumen digital yang muda dan aktif, pertumbuhan pesat di sektor kecantikan, serta semakin kuatnya tren social commerce dan video commerce,โ kata Ronak Modi, Chief Business Officer – Global, Fynd.
โMelalui GlamAR, kami ingin membantu merek menghadirkan pengalaman yang lebih menarik bagi konsumen, sehingga mereka dapat melihat, mencoba, dan memahami produk dengan lebih baik sebelum melakukan pembelian,โ lanjutnya.
Kini tersedia secara komersial di Indonesia, GlamAR memungkinkan Fynd bekerja sama dengan peritel mapan maupun merek berkembang untuk menghadirkan pengalaman belanja lebih interaktif, baik di kanal digital maupun toko fisik. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com



Komentar