Mancanegara
Beranda ยป Berita ยป Diserang Wabah Campak, New York Tetapkan Status Darurat Bencana

Diserang Wabah Campak, New York Tetapkan Status Darurat Bencana

Tanda peringatan wabah campak terpasang di luar pintu masuk Cohen Children's Medical Center di New Hyde Park, New York. (Foto: Shannon Stapleton/Reuters)
Tanda peringatan wabah campak terpasang di luar pintu masuk Cohen Children's Medical Center di New Hyde Park, New York. (Foto: Shannon Stapleton/Reuters)

Departemen Kesehatan Pennsylvania pada Senin (5/10) mengumumkan, 1.004 kasus campak telah dikonfirmasi di 39 daerah di Pennsylvania sepanjang 2026, dengan lima kematian terkonfirmasi terkait campak.

RUZKA INDONESIA–Akibat merebaknya wabah campak, negara bagian New York menetapkan status darurat bencana di seluruh wilayahnya.

Langkah tersebut merupakan penetapan pertama status darurat bencana oleh negara bagian di Amerika Serikat itu.

Gubernur Negara Bagian New York, Kathy Hochul, mengeluarkan perintah yang menetapkan “Darurat Bencana Negara Bagian” sebagai respons terhadap peningkatan kasus campak di seluruh negara bagian tersebut.

Menurut perintah eksekutif itu, sebanyak 108 kasus campak telah dilaporkan di antara penduduk Negara Bagian New York sepanjang tahun ini hingga Sabtu (3/10).

Indonesia Tuan Rumah, Target Tambahan Emas di International Mathematics and Science Olympiad

Dari jumlah tersebut, 92 kasus dilaporkan sejak 15 Juli, sebagian besar terjadi di komunitas pedesaan dengan tingkat imunisasi rendah yang tersebar di 18 county. Sebanyak tujuh kasus terkonfirmasi telah dilaporkan di New York City.

Wabah tersebut terjadi ketika kasus campak meningkat di wilayah pedesaan New York dan sejumlah negara bagian di sekitarnya.

Departemen Kesehatan Pennsylvania pada Senin (5/10) mengumumkan bahwa 1.004 kasus campak telah dikonfirmasi di 39 daerah di Pennsylvania sepanjang 2026, dengan lima kematian terkonfirmasi terkait campak.

Perintah tersebut memperluas cakupan tenaga kesehatan profesional yang berwenang memberikan vaksin campak.

Negara bagian itu juga telah meluncurkan “Measles Dashboard” untuk membantu masyarakat dan pejabat kesehatan memantau risiko di wilayah setempat serta meningkatkan kesadaran.

Dajjal! Menteri Israel Ben-Gvir: Akulah yang Menguasai Neraka, Ucapan Ditujukan ke Tahanan Palestina

Menurut keterangan yang dirilis pemerintah Negara Bagian New York, status darurat tersebut berlaku mulai Senin dan akan berlangsung hingga 4 November.

Hingga 1 Oktober, AS telah melaporkan 3.887 kasus campak terkonfirmasi pada 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.869 kasus dilaporkan oleh 47 yurisdiksi, sementara total 18 kasus campak dilaporkan pada pengunjung internasional ke AS, menurut data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

CDC merekomendasikan dua dosis vaksin campak, gondongan, dan rubela sebagai perlindungan terbaik terhadap campak.

Menurut CDC, cakupan vaksinasi di kalangan siswa taman kanak-kanak di Amerika Serikat telah menurun dalam beberapa tahun terakhir dan mencapai 92,4 persen pada tahun ajaran 2025-2026, di bawah target cakupan sebesar 95 persen, dengan cakupan yang lebih rendah di sejumlah komunitas.(*/Xinhua)

Wawancara Adhitya Maman Maheswara, Cum Laude Berkat Gim Video 11 September

Editor: Amiruddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom