RUZKA INDONESIA — Polemik proyek pemeliharaan Jalan Munjul-Ciandeu, Kabupaten Majalengka, kian memanas. Setelah sebelumnya disorot karena dugaan pekerjaan asal-asalan, kini muncul tudingan adanya upaya pemberian uang kepada narasumber yang ikut mengkritisi proyek tersebut.
Informasi itu diperoleh wartawan Ruzka Indonesia dari seorang narasumber pemerhati konstruksi berinisial AA, Sabtu (23/05/2026).
Dalam pesan singkat yang diterima redaksi, AA mengaku didatangi pelaksana proyek berinisial AS ke kediamannya.
AA bahkan mengirimkan foto dua lembar uang pecahan Rp100 ribu yang disebut berasal dari pelaksana proyek tersebut.
“Uang penjinak Jalan Ciandeu, puluhan juta oge sayamah dulu gak mau terima, komo receh kieu,” tulis AA dalam pesan kepada wartawan.
“Puluhan juta saja dulu saya tidak mau terima, apalagi receh begini.”
Tak lama kemudian, AA kembali mengirim pesan singkat.
“Tadi pelaksananya ke rumah,” tulisnya.
Mencuat ke Publik
Belum diketahui secara pasti maksud pemberian uang tersebut. Namun, pengakuan itu muncul tidak lama setelah pemberitaan mengenai proyek pemeliharaan Jalan Munjul-Ciandeu mencuat ke publik.
Dalam laporan sebelumnya, proyek yang dibiayai anggaran daerah itu diduga menyisakan sejumlah persoalan kualitas pekerjaan.
Nama AA sendiri sebelumnya muncul sebagai narasumber yang mengkritisi hasil pengerjaan proyek. Ia menyoroti kondisi jalan yang disebut mulai menunjukkan keretakan di sejumlah titik, meski proyek belum lama selesai dikerjakan.
Dugaan adanya “uang penjinak” itu menambah daftar persoalan dalam proyek tersebut. Sejumlah pihak kini mendesak agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum turun tangan untuk menelusuri apakah terdapat pelanggaran etik maupun indikasi upaya membungkam kritik publik terhadap proyek infrastruktur yang dibiayai uang negara.
Hingga berita ini diturunkan, pelaksana proyek berinisial AS belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan juga belum mendapat jawaban. (***)
Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar