Daerah
Beranda ยป Berita ยป Depok Perkuat Satu Data, Penanganan Masalah Warga Ditargetkan Lebih Tepat Sasaran

Depok Perkuat Satu Data, Penanganan Masalah Warga Ditargetkan Lebih Tepat Sasaran

Forum Satu Data Kota Depok Tahun 2026 bertema Memperkuat Kolaborasi untuk Mewujudkan Satu Data yang Terintegrasi, di Gedung Balai Kota Depok, Kamis (05/11/2026). (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)

RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah melalui Forum Satu Data Kota Depok Tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan pengelolaan data yang terintegrasi sekaligus mempercepat penanganan berbagai persoalan konkret di tengah masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Depok, Mohammad Fitriawan mengatakan, keberadaan satu data menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan dan menyusun program yang tepat sasaran.

Adapun, salah satu upaya integrasi data yang saat ini dikembangkan melalui aplikasi Satu Data Jawa Barat atau Sada Jabar.

Platform tersebut telah disosialisasikan di tingkat provinsi maupun kota guna mendukung penyelesaian berbagai persoalan masyarakat berdasarkan data yang akurat dan terperinci.

Apel Siaga Tanggap Bencana 2026, Polres Garut Perkuat Sinergi Lintas Sektoral

Terdapat empat sektor utama yang menjadi perhatian dalam Sada Jabar, yakni kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan.

โ€œDi sana ada data by name by address. Ada nama lengkap, bahkan sampai RT dan RW. Jadi, datanya sangat detail. Ini tentunya menjadi upaya bersama, tidak hanya perangkat daerah atau dinas, tetapi juga melibatkan peran aktif teman-teman di kecamatan dan kelurahan,โ€ ujar Fitriawan saat membuka Forum Satu Data Kota Depok Tahun 2026 bertema Memperkuat Kolaborasi untuk Mewujudkan Satu Data yang Terintegrasi, di Gedung Balai Kota Depok, Kamis (05/11/2026).

Penanganan Persoalan Masyarakat

Menutut Fitriawan, manfaatan data membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Sebab, penanganan persoalan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan satu perangkat daerah, tetapi perlu melibatkan berbagai pemangku kepentingan hingga tingkat wilayah.

Kolaborasi tersebut mencakup perangkat daerah di tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga stakeholder yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

โ€œDengan data yang semakin terperinci, pemerintah diharapkan dapat mengetahui kondisi warga secara lebih spesifik, termasuk lokasi dan kebutuhan penanganan yang diperlukan,โ€ jelasnya.

Depok Tata Jaringan Utilitas Lewat Program SERIUS dan SIMETRIS

Fitriawan mencontohkan, integrasi data di sektor pendidikan dapat membantu pemerintah memetakan anak-anak yang berisiko putus sekolah. Begitu pula di bidang kesehatan, data yang akurat dapat membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan penanganan.

โ€œHarapannya, dari tahun ke tahun permasalahan yang ada semakin berkurang. Misalnya, jumlah anak yang putus sekolah semakin menurun, begitu juga jumlah warga yang menderita sakit,โ€ ungkap Fitriawan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan, data tidak boleh hanya dipandang sebagai kumpulan angka atau sekadar memenuhi kebutuhan administrasi pemerintahan.

Data harus menjadi dasar untuk menyelesaikan persoalan warga secara konkret, terukur, dan berkelanjutan.

โ€œMelalui Forum Satu Data Kota Depok 2026 harapannya seluruh perangkat daerah dan stakeholder semakin memperkuat sinergi dalam menghasilkan serta memanfaatkan data yang terintegrasi,โ€ pungkas Fitriawan. (***)

Pengumuman; Ada Pekerjaan Penurapan, Jalan Raya Sawangan Depok Ditutup Sementara

Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom