RUZKA INDONESIA — Disaksikan Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia(PB.PABSI), Rosan Perkasa Roeslani lifter kebanggaan Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah berhasil persembahkan emas di ajang Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang 2026.
Berlaga di di Nagoya City Trade and Industry Center. Aichi, Jepang, Sabtu(26/9/2026), Rahmat Erwin Abdullah yang tampil di kelas 75kg, menjadi yang terbaik di tengah-tengah persaingan ketat dengan lifter Korea Utara, Ri Chong Song, peraih emas Asian Games Hangzhou 2022 kelas 81kg yang kali ini turun kelas dari 81kg ke kelas 75 kg,
Kompetitor lainnya adalah, lifter Thailand, Wichuma Weerapon yang sebelumnya berlaga di kelas 73kg dengan angkatan terbaik snatch 156 dan Cj 198 total 354 kg.
Pada pertandingan itu, Rahmat Erwin Abdullah mengawali angkatan snatch dengan beban 155 kilogram. Setelah itu peraih medali perak Olimpiade 2020 ini mengangkat beban 158kg pada percobaan kedua dengan mudah.
Teakhir, beban seberat 160kg juga bisa ia tuntaskan. Angka Rahmat sama dengan Weeraphon Wichuma (160kg) dan kalah dari Chong Song Ri (162kg).
Dengan tertinggal dua kilo dari atlet Korea Utara dan sama dengan lifter Thailand, pertarungan perebutan medali emas akan ditentukan dalam angkatan clean and jerk (CnJ).
Ri Hong Song mengawali CnJ dengan beban 195kg dan sukses. Setelah itu Weeraphon membuka CnJ dengan beban 200kg. Percobaan pertamanya gagal. Namun angkatan keduanya tuntas.
Pada percobaan angkatan pertamanya, Rahmat Erwin Abdullah mengawali dengan 201kg dengan tuntas. Sementara, Ri Chong Song melakukan percobaan kedua dengan beban 202kg dan tidak berhasil.
Ri Chong Song kemudian melakukan percobaan ketiganya dan gagal. Dengan ini Ri hanya sukses mengangkat beban 195kg. Total angkatannya atlet Korea Utara ini menjadi 357kg.
Weeraphon kemudian melakukan percobaan ketiganya seberat 205kg dan sukses. Dengan ini total angkatannya 365kg. Angkatannya ini menjadi yang terbaik kedua.
Rahmat pun melakukan angkatan kedua dengan beban 206kg. Beban itu dengan mudah ia tuntaskan. Medali emas sudah pasti diraih Rahmat meski masih ada percobaan ketiga.
Selain meraih medali emas, Rahmat juga memecahkan rekor dunia. Sebelumnya rekor dunia kelas 75kg putra dipegang Ri Chong Song. Kini Rahmat menjadi yang terbaik di kelas 75kg putra.
Mengomentari keberhasilan Rahmat Erwin Abdullah, pengamat yang juga mantan lifter nasional, Hadi Wihardja mengatakan, keberhasilan Rahmat Erwin Abdullah sesuai dengan prediksi.
“Meski Ri Chong Song berada di urutan
Kali ini, ia turun kelas dari 81 kg ke kelas 75kg. Penurunan lebih dari 5 persen berat badan cukup signifikan mempengaruhi angkatannya.The best performace Ri Juara Dunia dikelas 81kg adalah 169kg dan 209kg di CnJ, serta total 378kg,” papar Hadi Wihardja.
Sedangkan lifter Thailand, Wichuma Weerapon, kebalikan dari Ri Chong Song, ia naik kelas dari sebelumnya 73kg.
“Di kelas 73kg dengan angkatan terbaik snatch 156kg dan CnJ 198kg, serta total 354kg. Di 71kg, ia pernah terbaik, snatch 152kg dan CnJ 195kg, serta total 347kg, Wichuma adalah peraih perunggu kelas 73kg(148-198=346), dan perak Olimpiade 2024 di bawah Rizki Juniansyah (155-199+354),” ungkapnya lagi. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar