RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, melakukan terobosan melalui program JEDAS (Jemput Data ke Sekolah) untuk meningkatkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sekaligus membenahi data administrasi kependudukan masyarakat.
Program yang dijalankan bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan PGRI ini menjadi salah satu upaya Camat Sukamakmur, Andri Rahman, dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Andri mengungkapkan, masih ditemukan ketidaksesuaian data pendidikan dalam Kartu Keluarga (KK). Bahkan, warga yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana masih tercatat sebagai lulusan SMP.
โBanyak warga yang sudah sarjana, tetapi di KK belum tercatat demikian. Karena itu, kami mengajak masyarakat memperbarui data agar sesuai dengan kondisi sebenarnya,โ ujar Andri, Senin (19/10/2026)
Melalui JEDAS, pelayanan aktivasi IKD, pembaruan KK, dan administrasi kependudukan lainnya didekatkan langsung ke sekolah sehingga orang tua murid lebih mudah mengakses layanan.
Tindaklanjuti Temuan
Petugas juga menemukan persoalan perkawinan yang belum tercatat secara resmi.
Temuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk kemungkinan fasilitasi isbat nikah bagi warga yang memenuhi persyaratan.
Andri berharap, JEDAS tidak hanya meningkatkan kepemilikan IKD dan ketertiban administrasi kependudukan, tetapi juga memastikan data pendidikan masyarakat lebih akurat sebagai bagian dari upaya meningkatkan IPM Kecamatan Sukamakmur.
โIni adalah upaya bersama. Kami ingin data administrasi kependudukan masyarakat Sukamakmur semakin akurat dan mutakhir, sehingga pelayanan publik menjadi lebih baik dan pembangunan daerah dapat didukung oleh data yang benar,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar