RUZKA INDONESIA — Yayasan Harapan Karya Muda Indonesia (HKMI) berkolaborasi dengan platform digital Spillify menggelar sosialisasi bertajuk “Ngespill Dapat Cuan: Cara Mudah Bergabung & Menghasilkan dari Platform Digital Aktivasi Konsumen” di Balai Kota Depok, Rabu (30/09/2026).
Adapun kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya HKMI mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok disabilitas, keluarga prasejahtera, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok.
Pemanfaatan platform digital menjadi salah satu opsi untuk membantu masyarakat memiliki keterampilan sekaligus membuka peluang ekonomi.
“Fokus utama kami ada pada disabilitas dan keluarga prasejahtera, serta turut melibatkan teman-teman UMKM. Platform Spillify ini menjadi salah satu opsi pemberdayaan karena user-friendly dan memanfaatkan besarnya pengguna media sosial di Indonesia untuk dapat menghasilkan nilai ekonomi,” ujar Ketua HKMI, Martin Erwan dalam keterangan yang diterima, Sabtu (03/10/2026).
Menurut HKMI, peserta kegiatan yang terdiri dari Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan penyandang disabilitas diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital.
Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk lebih mandiri secara finansial setelah menyelesaikan pendidikan.
“Harapannya mereka memiliki keterampilan digital sehingga setelah lulus sekolah bisa lebih mandiri secara finansial,” harapnya.
Buka Ruang Bagi UMKM Lokal
Selain menyasar kelompok disabilitas dan keluarga prasejahtera, kegiatan ini juga membuka ruang bagi UMKM lokal untuk memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya
Martin menjelaskan, dalam Spillify terdapat pilihan untuk menjadi spiller maupun mitra.
Pelaku UMKM dapat memanfaatkan platform tersebut untuk mempromosikan produk, sekaligus mendapatkan pembelajaran mengenai pemasaran digital melalui Spillify Academy.
“Di Spillify ada opsi menjadi spiller maupun mitra. Bagi UMKM yang ingin mempromosikan produknya, kita sediakan wadah dan didukung juga dengan Spillify Academy untuk belajar digital marketing,” jelasnya.
HKMI juga akan melakukan pendampingan setelah kegiatan melalui monitoring dan tindak lanjut secara berkala.
Pendampingan tersebut dilakukan melalui pertemuan secara daring agar peserta dapat terus mendapatkan arahan dalam memanfaatkan platform digital.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan follow up secara berkala melalui pertemuan daring,” ungkap Martin.
Memberi Kebermanfaatan
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang menurutnya terus memberikan arahan serta perhatian terhadap upaya penanganan dan pemberdayaan penyandang disabilitas.
“Harapan kami, visi HKMI untuk memberi kebermanfaatan luas dapat tercapai. Semoga UMKM di Kota Depok semakin bertumbuh penjualan dan pemahaman digital marketing-nya, serta dapat menunjang pertumbuhan ekonomi Kota Depok,” pungkas Martin. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar