RUZKA INDONESIA — RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok mengasah kesiapan tenaga kesehatan (nakes) dalam menangani kegawatdaruratan ibu dan bayi melalui Workshop Kewaspadaan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal (KMN), yang berlangsung di Aula Gedung C Lantai 4 RSUD KiSA Kota Depok, Rabu (30/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), khususnya dalam meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan mengenali dan menangani kondisi darurat pada ibu dan bayi baru lahir.
Direktur Utama RSUD KiSA Kota Depok, Agus Gojali, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan, terutama dalam kondisi yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
โPeningkatan kompetensi tenaga kesehatan sangat penting, terutama dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Dengan pemahaman dan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan penanganan terhadap ibu dan bayi dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,โ jelasnya.
Workshop tersebut diikuti bidan, perawat, dokter umum, serta perwakilan tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas di wilayah sekitar RSUD KiSA. Kegiatan menghadirkan narasumber dr. Kristiyan, Sp.OG., M.Kes., FCPMICOG dan dr. Rizki Rahim, Sp.A., MPH.
โKeduanya memberikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal,โ ungkap Agus.
Dapat Berkoordinasi Menghadapi Kegawatdaruratan
Ia menuturkan, peserta mendapatkan penguatan mengenai pengenalan tanda bahaya, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, hingga pentingnya koordinasi dalam proses penanganan pasien.
โIni bukan hanya tentang kemampuan individu tenaga kesehatan, tetapi juga bagaimana setiap unsur dapat berkoordinasi ketika menghadapi kegawatdaruratan. Kecepatan dalam mengenali kondisi dan mengambil tindakan menjadi bagian penting dalam keselamatan ibu dan bayi,โ tutur Agus.
Keterlibatan tenaga kesehatan dari puskesmas juga menjadi bagian dari upaya RSUD KiSA memperkuat koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Penanganan kesehatan ibu dan bayi membutuhkan kesinambungan pelayanan, termasuk komunikasi dan sistem rujukan yang baik antara puskesmas dan rumah sakit.
โKolaborasi antara rumah sakit dengan puskesmas sangat penting. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, proses pelayanan maupun rujukan pasien dapat berjalan lebih optimal sehingga keselamatan ibu dan bayi semakin terjamin,โ terang Agus.
Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari di masing-masing fasilitas kesehatan. Dengan demikian, jejaring pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kota Depok dapat semakin kuat dan mampu memberikan penanganan yang berkesinambungan.
โHarapannya, kompetensi tenaga kesehatan terus meningkat, budaya keselamatan pasien semakin kuat, dan kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan juga semakin baik. Berlandaskan semangat Ramah, Cepat, Nyaman, kami terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Depok dan sekitarnya,โ harap. Agus. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar