RUZKA INDONESIA — SMP Negeri 2 Depok terus berkomitmen mencetak siswa berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.
Salah satu upaya yang konsisten diterapkan adalah metode pembelajaran berkesadaran melalui konsep 521.
Kepala SMP Negeri 2 Depok, Sumarno, mengatakan konsep tersebut telah diterapkan sejak 2014.
Metode 521 dirancang untuk membangun pola belajar yang efektif dengan membagi waktu belajar siswa antara di sekolah dan di rumah.
โKonsep 521 ini adalah bagaimana belajar secara efektif. Angka 5 artinya siswa terlibat penuh dalam proses pembelajaran interaktif bersama guru di sekolah selama 5 jam. Kemudian, 2 jam dilakukan sebelum tidur di rumah, untuk mengulas kembali (mereview) materi yang telah dipelajari,โ ujar Sumarno, Selasa (22/09/2026).
Sementara angka 1 merujuk pada alokasi waktu selama satu jam setelah siswa bangun tidur pada pagi hari.
Waktu untuk Membaca
Waktu tersebut dimanfaatkan untuk membaca dan mempelajari materi yang akan dibahas pada hari itu, sehingga siswa memiliki pengetahuan awal sebelum mengikuti pembelajaran di sekolah.
โDengan persiapan tersebut, proses pembelajaran selama 5 jam di sekolah difokuskan pada penemuan konsep awal, pembahasan, pemahaman, hingga penguatan materi antara guru dan siswa,โ jelasnya.
Menurut Sumarno, penerapan pola tersebut tidak hanya membantu siswa memahami materi pembelajaran, tetapi juga membangun kebiasaan belajar secara sadar.
Proses tersebut melibatkan kolaborasi antara guru, siswa, dan keluarga dalam mendukung perkembangan akademik maupun nonakademik.
Selain itu, konsistensi penerapan metode 521 turut menciptakan iklim persaingan yang sehat di antara siswa.
Kebiasaan belajar yang dibangun secara berkelanjutan diharapkan dapat mendorong siswa untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
โPada intinya, kegiatan pembelajaran ini harus dibangun berdasarkan kesadaran bersama. Lewat konsistensi program 521 yang terus berjalan ini, lahir berbagai prestasi dari siswa-siswa SMPN 2 Depok,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar