RUZKA INDONESIA — Universitas Indonesia (UI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung internasional.
Adalah Eleora Josephine Widjojo, mahasiswa Angkatan 2024 dari Program Studi Jepang Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB UI), berhasil meraih penghargaan Platinum Award dalam ajang bergengsi Symphony Classical International Music Youth Competition 2026 yang digelar di Katsushika Symphony Hills, Tokyo, Jepang, pada Jumat (14/08/2026).
Kompetisi ini merupakan salah satu ajang musik klasik internasional yang rutin digelar setiap tahunnya, dengan kota-kota besar di Asia seperti Shanghai, Beijing, dan Seoul pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan.
Tahun ini, ajang tersebut berlangsung di Tokyo dan mempertemukan musisi muda dari berbagai negara, dengan kategori Advanced yang diikuti Eleora diisi terutama oleh peserta dari Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Tailan.
Eleora tampil di kategori piano klasik dengan membawakan lagu Passacaglia gubahan komposer Jerman era Baroque, George Frideric Handel.
Presisi
Permainan yang presisi, artikulasi yang jelas, serta penghayatan mendalam terhadap karakter musikal karya tersebut membuatnya memperoleh penilaian terbaik dari dewan juri internasional.
Penampilannya semakin istimewa karena berlangsung di Mozart Hall, ruang pertunjukan utama dengan akustik yang dirancang khusus untuk musik klasik.
Keikutsertaan Eleora di Tokyo merupakan hasil seleksi nasional setelah sebelumnya meraih Diamond Award pada Indonesia National Piano Festival 2026 yang diselenggarakan FIMO International.
Dia menuturkan, pada awalnya merasa gugup karena ini merupakan pengalaman pertama tampil di luar negeri.
“Lawan yang saya hadapi berasal dari berbagai negara dengan kemampuan yang sangat baik. Namun justru tantangan tersebut mendorong saya untuk tampil maksimal. Bagi saya, tampil di panggung bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan kesempatan untuk berbagi cerita melalui musik,” tutur Eleora.
Merasa Terhomat
Bagi Eleora, penghargaan Platinum Award memiliki makna yang mendalam. โSaya merasa terhormat dapat tampil di panggung internasional dan bermain di hadapan juri serta penonton global.
Proses panjang yang saya jalani akhirnya membuahkan hasil. Dari pengalaman ini saya belajar bahwa kerja keras, keberanian, dan kepercayaan pada diri sendiri dapat membawa kita melangkah lebih jauh,โ ujarnya.
Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa UI, khususnya dari Program Studi Jepang FIB, mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan minat dan bakat lain seperti seni musik.
โDukungan dari lingkungan UI, khususnya FIB, sangat berperan penting. Pembelajaran etika dan budaya Jepang di kampus turut membantu saya mengembangkan talenta piano klasik di panggung internasional. Prestasi ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi juga milik seluruh keluarga besar Prodi Jepang UI,โ ungkapnya.
Eleora juga menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa UI lainnya. perkuliahan di Program Studi Jepang merupakan prioritas utama, namun hal tersebut tidak berarti menutup ruang bagi pengembangan minat lain.
Dimensi Baru
Justru melalui aktivitas di luar kelas, kita dapat menemukan dimensi baru dari diri kita. Karena itu, jangan ragu untuk mencoba halhal baru. Setiap keterampilan pada dasarnya saling berkaitan.
“Kemampuan berbahasa Jepang, misalnya, sangat membantu saya dalam berkomunikasi selama kompetisi piano. Kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses pembelajaran. Yang terpenting adalah terus bertumbuh, belajar, dan berusaha,โ tuturnya.
Ke depan, Eleora berkomitmen untuk terus berprestasi sebagai musisi piano sekaligus menekuni karier akademiknya dengan gemilang di Program Studi Jepang UI.
Dia berharap dapat kembali mengikuti kompetisi musik internasional dan membawa nama baik UI serta Indonesia di panggung dunia.
Dengan capaian ini, UI menegaskan eksistensinya sebagai kampus yang mewadahi pengembangan talenta multidisiplin di tanah air.
Prestasi Eleora menasbihkan UI sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam riset dan akademik, tetapi juga berkontribusi dalam memperkenalkan potensi seni dan budaya Indonesia di panggung global.
Dampak luasnya tidak hanya bagi sivitas UI, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa yang semakin dikenal melalui karya generasi muda. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar