RUZKA INDONESIA – Sejumlah Asosiasi Mitra Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengancam akan melakukan aksi gembok dapur program makan bergizi di seluruh Indonesia.
Ancaman tersebut mendapat sorotan dari Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jakarta M Jamiluddin Ritonga. Menurutnya, ancaman itu disampaikan karena asosiasi mitra MBG merasa diperlakukan semena-mema oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan kebijakan BGN dinilai sepihak, tidak adil, dan mengabaikan kesetaraan.
“Menariknya, ancaman aksi gembok dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nasional itu mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat. Kelompok pendukung ini justru mengharapkan aksi gembok dapur itu dilakulan selamanya. Kalau semua dapur digembok selamanya, maka Program MBG tidak berjalan. Dengan begitu, kelompok ini berharap Program MBG dihentikan oleh pemerintah,” papar Jamil kepada RUZKA INDONESIA, Rabu (15/07/2026) siang.
Jamil melihat, kelompok tersebut memang selama ini tidak setuju adanya Program MBG. Sikap tegas itu semakin mengemuka setelah banyaknya penerima manfaat MBG yang keracunan dan puncaknya petinggi BGN terkena kasus dugaan korupsi.
Jamil menambahkan, keinginan mitra strategis MBG itu memang ditunggu oleh kelompok yang memang menginginkan Program MBG dihentikan. Ibarat gayung bersambut, ancaman gembok dapur bisa menjadi efek bumerang bagi mitra strategis MBG.
“Gertak sambal mitra strategis MBG untuk menggembok dapur, akan dimanfaatkan kelompok penolak untuk mendesak pemerintah agar secepatnya menghentikan Program MBG. Kelompok ini seperti mendapat peluru baru untuk semakin menekan pemerintah agar mengalihkan anggaran Program MBG ke pendidikan dan kesejahteraan pendidik,” tandas Jamil. (***/Jie)
Editor: Ao S Dwiyantho Putra
Email: aodwiyantho@gmail.com






Komentar