Lingkungan
Beranda ยป Berita ยป Sungai yang Dulu Kumuh Kini Mulai Asri, Warga Giri Asih Berharap Dukungan Pemerintah Daerah

Sungai yang Dulu Kumuh Kini Mulai Asri, Warga Giri Asih Berharap Dukungan Pemerintah Daerah

Gotong royong warga Giri Asih , Majalengka Wetan bersihkan bantaran sungai. (Foto: Dok Eko Widiantoro)

RUZKA INDONESIA — Semangat gotong royong kembali hidup di tengah masyarakat. Warga RT 02/RW 04 Lingkungan Giri Asih, Kelurahan Majalengka Wetan, bersama dua RT lainnya, rutin menggelar Gerakan Bersih-bersih (Geber) yang berhasil mengubah aliran sungai yang sebelumnya kumuh menjadi lebih bersih, asri, dan mulai memiliki daya tarik.

Kegiatan yang telah memasuki bulan kedua itu digagas Ketua RT 02, Ari Hariawan, dengan melibatkan warga lintas generasi. Tak hanya membersihkan lingkungan, gerakan tersebut juga menjadi ruang mempererat kebersamaan masyarakat.

Purnawirawan Perwira Tinggi TNI AD, Bayu, yang turut mendukung kegiatan itu mengatakan, budaya kekeluargaan yang selama ini mulai memudar harus dibangkitkan kembali melalui aksi nyata di lingkungan masyarakat.

“Yang paling penting adalah membangun kembali kebersamaan. Dengan semangat kekeluargaan, segala persoalan bisa diselesaikan tanpa cara-cara yang destruktif. Kita mulai dari lingkungan kecil, dari warga sendiri,” ujarnya.

Menurut Bayu, perubahan mulai terlihat sejak kegiatan rutin dilaksanakan setiap pekan. Warga dari kalangan tua hingga muda kini aktif bergotong royong membersihkan sungai dan lingkungan sekitar.

IKEA Indonesia Perluas Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah dan Penguatan UMKM

Ia berharap semakin banyak anak muda yang ikut terlibat agar semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh.

“Kita sengaja mengajak generasi muda supaya terbentuk kembali jiwa kebersamaan. Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh warga. Minimal tidak membuang sampah sembarangan dan ikut merawat fasilitas umum,” katanya.

Bayu menjelaskan, tujuan utama gerakan tersebut bukan sekadar membersihkan sampah, melainkan mengembalikan fungsi sungai sebagai ruang hidup yang sehat. Ia berharap biota air kembali berkembang sehingga anak-anak dapat bermain dengan aman di sekitar sungai.

“Kita ingin airnya sehat dulu. Kalau airnya sehat, ikan dan biota lainnya akan kembali hidup,” ucapnya.

Swadaya

Meski seluruh kegiatan dilakukan secara swadaya tanpa dukungan anggaran khusus, Bayu optimistis upaya masyarakat akan mendapat perhatian pemerintah apabila dilakukan secara konsisten.

Pendanaan Adaptasi Iklim Terbuka Lebar, Akses Masih Jadi Tantangan

“Ini murni dari kesadaran warga. Kalau masyarakat sudah bergerak, saya yakin pemerintah juga akan melihat dan mudah-mudahan nanti bisa memberikan dukungan untuk pengembangannya,” ungkapnya.

Sementara itu, inisiator Gerakan Geber, Ari Hariawan, menyiapkan konsep jangka panjang agar kawasan Giri Asih menjadi lingkungan yang nyaman, sehat, dan aman.

Aliran sungai yang kini mulai bersih akan dipercantik dengan sejumlah titik ikonik sebagai lokasi swafoto. Selain itu, warga juga berencana membuat kebun tanaman obat keluarga (TOGA) sehingga kawasan tersebut tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Gerakan Geber telah melibatkan warga dari tiga RT di Lingkungan Giri Asih. Kehadiran warga yang terus bertambah setiap pekan menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat menjaga lingkungan secara bersama-sama.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Kepala Kelurahan Majalengka Wetan, Nenda Suhenda, turut hadir menyaksikan langsung aksi gotong royong warga.

Tekad Lurah Baktijaya, Kawasan Jalan Juanda Depok Bebas Bangunan Liar

Bayu berharap semangat yang tumbuh di Giri Asih dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain di Kabupaten Majalengka.

“Harapan saya sederhana, masyarakat semakin sadar bahwa lingkungan yang bersih, rapi, indah, dan aman hanya bisa diwujudkan kalau semua bergerak bersama. Musyawarah dilakukan di meja, lalu ketika sudah sepakat, semua bekerja bersama di lapangan,” pungkasnya. (***)

Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom