RUZKA INDONESIA — Memasuki hari ketiga, penyelenggaraan Lebaran Depok semakin meriah. Lebaran Depok berpusat di Alun Alun Grand Depok City (GDC), Kota Depok Kamis (07/05/2026).
Lebaran Depok digelar selama 5 hari, mulai Selasa (05/05/2026) hingga Sabtu (09/05/2026) dengan berbagai macam acara seni dan budaya. Acara puncak akan menampilkan Band Wali.
Group Band PWI Depok ikut menyemarakkan Lebaran Depok pada Kamis (07/05/2026), pukul 16.30 WIB hingga 17.30 WIB.
Penampilan para wartawan cukup memulai dan ‘curi’ perhatian pengujung. Band PWI Depok digawangi vokalis Hendrik Rauseky, Karnikus dan Dian dengan gitaris Ilham, basis Maulana Sa’id dan drumer Danang.
Lagu yang dibawakan antara lain, Have You Ever Seen the Rain (CCR) , When a Man Loves a Woman (Michael Bolton) dan What’s Up (4 Non Blondes) serta lagu-lagu Batak dan Ambon (Sio Mama).
Aksi para jurnalis yang tampil penuh semangat itu sontak menghidupkan suasana dan mengundang antusiasme penonton yang memadati area acara.
Dengan membawakan sejumlah lagu bernuansa hiburan rakyat dan penuh energi, penampilan band PWI Depok menjadi salah satu hiburan yang paling dinikmati masyarakat.
Tidak sedikit pengunjung yang ikut bernyanyi dan mengabadikan momen tersebut.
Keikutsertaan PWI Kota Depok dalam memeriahkan Lebaran Depok 2026 menjadi simbol kuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan Kota Depok, khususnya di bidang musik.
Budaya Betawi
Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, Hamzah, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pesta tahunan, melainkan momentum penting untuk menjaga warisan budaya Betawi Depok agar tetap hidup dan dicintai generasi muda.
Lebaran Depok bukan sekadar perayaan, tetapi ruang kebersamaan menjaga tradisi dan memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya Betawi Depok.
“Kami mengajak seluruh masyarakat hadir bersama keluarga menikmati warisan budaya, kuliner tradisional, dan semangat gotong royong warga Depok,โ jelasnya.
Lebaran Depok 2026 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi.
Selain itu, memperkuat identitas budaya daerah, serta membangun rasa bangga terhadap Kota Depok yang terus berkembang menjadi kota modern tanpa melupakan akar tradisinya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com




















Komentar