RUZKA INDONESIA — Universitas Indonesia (UI) terus menorehkan prestasi global. Kali ini, staf
pengajar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran (FKUI), dr. Eric Daniel Tenda,
DIC., PhD, Sp.PD, Sub-Sp.P.M.K (K), FINASIM, FISQua menerima pengakuan sebagai Distinguished Master Trainer dari Bronchoscopy International.
Penghargaan ini menjadi spesial,.lantaran dr. Eric merupakan dokter Indonesia pertama yang meraih pengakuan tersebut. Raihan ini turut menegaskan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan berbasis kompetensi di bidang bronkoskopi, sekaligus mengokohkan posisi UI sebagai kampus dengan pendidikan kedokteran yang berdaya saing internasional.
Sebagai Distinguished Master Trainer Bronchoscopy, dr. Eric aktif dalam program pelatihan internasional dan pengembangan materi edukasi, mulai dari buku, modul, video pembelajaran, hingga alat asesmen berbasis kompetensi yang digunakan luas di berbagai negara.
Kiprah tersebut menempatkannya dalam jejaring pelatih global untuk peningkatan standar pendidikan dan praktik bronkoskopi dunia.
Berdasarkan surat resmi dari Bronchoscopy International, kontribusi dr. Eric dinilai memberi pengaruh signifikan terhadap kualitas pendidikan dan praktik bronkoskopi, meningkatkan
kompetensi tenaga medis sekaligus memperkuat keselamatan pasien melalui pelatihan yang sistematis dan terstandar secara internasional.
Lebih jauh, kontribusi tersebut juga memperkuat sistem pelayanan kesehatan respirasi di Indonesia.
Bronkoskopi sendiri merupakan prosedur medis yang ditujukan untuk memeriksa saluran pernapasan dan paru-paru menggunakan alat bernama bronkoskop (bronchoscope), yang berbentuk tabung dengan sifat fleksibel atau kaku dengan dilengkapi kamera dan lampu di
ujungnya.
Prosedur ini bermanfaat dalam proses diagnosis, misalnya mendeteksi adanya infeksi, kanker paru, atau penyumbatan, sekaligus untuk terapi seperti mengeluarkan benda asing, menghentikan perdarahan, atau membersihkan lendir.
Dengan bronkoskopi, dokter dapat
memberikan intervensi yang lebih akurat dan minim invasif, sehingga meningkatkan keselamatan pasien.
โSemoga penghargaan ini dapat memberikan manfaat bagi FKUI serta mendorong pengembangan layanan bronkoskopi yang semakin luas, merata, dan berkualitas di seluruh Indonesia. Saya juga berharap upaya ini dapat berkontribusi dalam peningkatan kapasitas tenaga medis serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan, khususnya di bidang respirasi, sehingga akses terhadap layanan bronkoskopi dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat Indonesia,โ ujar dr. Eric Daniel Tenda.
Merespons capaian membanggakan tersebut, Dekan FKUI, Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, M.Biomed., Sp.P (K), menyampaikan, โAtas nama pimpinan FKUI, saya mengucapkan selamat
kepada dr. Eric. Penghargaan ini merupakan bukti bahwa kontribusi staf pengajar FKUI diakui
secara global. Kami terus mendorong sivitas akademika untuk berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan kedokteran yang berdampak luas, sekaligus memperkuat peran FKUI dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.โ
Pencapaian yang diperoleh dr. Eric menegaskan posisi UI dengan institusi pendidikan kedokterannya yang unggul dan berprestasi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap keningkatan kualitas layanan kesehatan nasional yang diakui di tingkat internasional. (***)
Jurnalis: Ruzka Azra Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com




















Komentar