RUZKA INDONESIA — Wali Kota Depok, Supian Suri (SS) ditengarai melanggar Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bernomor 400.6/3245/SJ Tentang Imbauan Halalbihalal dan Open House Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
SE tersebut ditetapkan di Jakarta pada 17 Maret 2026 yang tanda tanggani Mendagri Muhammad Tito Karnavian yang ditujukan ke seluruh gubernur, bupati dan wali kota di seluruh Indonesia. SE juga ditembuskan ke Ketua DPRD Provinsi seluruh Indonesia, Ketua DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Isinya:
Sehubungan dengan Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-40/MS/HL.00/03/2026 Hal Imbauan terkait Halalbihalal dan Open House Hari Raya Idul Fitri 1447 H, berkenaan dengan masih adanya musibah bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah tanah air yang berdampak pada kehidupan masyarakat, serta mewaspadai dampak yang mungkin timbul akibat dinamika global, maka dengan ini kami mengimbau Saudara dan seluruh jajaran untuk dapat mengurangi kegiatan seremonial Halalbihalal dan Open House dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H. Serta mengutamakan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, antara lain melalui pemberian santunan, kegiatan sosial, dan kegiatan produktif lainnya.
Lalu apa yang dilakukan Wali Kota Depok, Supian Suri dan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah tidak sejalan dengan SE Mendagri.

Berita Wali Kota Depok, Supian Suri menerima warga di kediamannya yang dikemas sebagai kegiatan silahturahmi warga yang ditayangkan depok.go.id pada Selasa (22/03/2026). (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)
Faktanya seperti diberitakan dengan website resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, depok.go.id, Wali Kota Depok, Supian Suri sejak lebaran pertama, Sabtu (21/03/2026) hingga lebaran kedua Ahad (22/03/2026) menggelar open house bersama warga dan para pendukungnya di kediamannya di Cilodong, Kota Depok.
Sementara itu, sebagian besar wilayah di Kota Depok sedang dilanda banjir, sebut saja seperti di kawasan Pitara, kawasan Tugu, Lembah Depok dan yang terparah di perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh 2.
Wali Kota Depok, Supian Suri pun di kritik seperti tidak empati sama sekali, disaat sebagian warga mengalami bencana banjir, ia lebih mementingkan menggelar open house bersama para pendukungnya.
Bahkan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mencatat sebanyak 3.675 rumah warga terdampak banjir pada hari pertama lebaran 2026.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Deny Romulo menyebutkan, bahwa banjir hari pertama lebaran tersebut berdampak pada sekitar 3.675 kepala keluarga atau setara dengan 14.700 jiwa.
“Total warga Depok terdampak banjir di lebaran pertama, mencapai 14.700 orang,” ungkap Deny saat dihubungi Ruzka Indoenesia, Ahad (22/03/2026).
Menurut Deny, wilayah yang terdampak banjir tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Pancoran Mas.
Di Kecamatan Cimanggis, banjir melanda sejumlah RW di Kelurahan Mekarsari, Kelurahan Tugu, serta Kelurahan Pasir Gunung Selatan.
Sementara di Sukmajaya, genangan terjadi di salah satu RT, dan di Cilodong meliputi beberapa wilayah termasuk Kelurahan Cilangkap di Kecamatan Tapos.
Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 160 sentimeter. Meski demikian, kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut.
Seorang ibu di perumahan Taman Duta, Rina mengaku walau banjir yang terjadi pada Sabtu (21/03/2026) sudah surut, namun masih was-was banjir akan datang lagi mengingat hujan deras kembali menguyur pada Ahad (22/03/2026) sore.
“Tadi sudah surut karena panas terik eh ini hujan lagi, petir. Duh, semoga tdk ada banjir lagi,” terangnya.
Menurut Rina, dulu waktu masa kampanye, Wali Kota Depok, Supian Suri mau selesaikan masalah banjir yang kerap terjadi dan sudah berlangsung puluhan tahun di perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh 2.
“Jangakan mau menyelesaikan banjir, nengok aja nggak! Tak ada satupun pejabat yang datang. Nggak ada empati, apalagi solusi untuk warga korban banjir di hari Lebaran,” tegasnya. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar