Komunitas
Beranda ยป Berita ยป Berdiri 2025, Komunitas Pengusaha Perempuan Depok Komit Damping para Pelaku UMKM

Berdiri 2025, Komunitas Pengusaha Perempuan Depok Komit Damping para Pelaku UMKM

Para wartawan PWI Kota Depok saat mengunjungi stand KPD di gelaran Lebaran Depok 2026, Kamis (07/05/2026). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Berdiri pada 2 Februari 2025, Komunitas Pengusaha Perempuan Depok (KPD) terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi para pelaku UMKM di Kota Depok.

Sekretaris KPD, Mayarni Julia atau yang akrab disapa Julia, mengatakan bahwa KPD resmi berdiri pada 2 Februari 2025 dengan ketuanya Hj. Renny Setiawan dan akan menggelar perayaan milad yang berlangsung di Aula Raja Gas pada 10 Mei 2026 mendatang.

โ€œAlhamdulillah ini sudah masuk tahun kedua. Minggu besok kami akan mengadakan milad,” ujar Julia saat menerima kunjungan wartawan PWI Kota Depok di stand KPD saat Lebaran Depok 2026, Alun-Alun GDC, Kamis (07/05/2026).

Lahirnya KPD dengan latarbelakang oleh kepedulian terhadap para pelaku usaha, khususnya UMKM perempuan Kota Depok, yang belum seluruhnya terjangkau oleh program pembinaan pemerintah.

โ€œKami ingin merangkul para pelaku usaha yang mungkin belum ternaungi. Basic kami sebenarnya sosial,โ€ terang Julia.

Reuni Para Pelaku Jalan Tol Elevated Pertama di Indonesia, Jejak Sebuah Karya

Melalui berbagai kegiatan sosial, KPD berupaya melibatkan para UMKM agar bisa berkembang bersama. Saat ini, jumlah anggota komunitas tersebut telah mencapai sekitar 400 orang.

โ€œKurang lebih ada 400 anggota. Tapi tentu ada prioritas-prioritas tertentu, terutama bagi mereka yang loyal terhadap KPD,โ€ jelas Julia.

KPD Tetap Mandiri

Meski banyak anggotanya juga tergabung dalam komunitas lain, KPD tetap membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berkembang bersama komunitas tersebut.

Julia menegaskan, KPD ingin tetap mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.

โ€œKami tidak mengharamkan dukungan pemerintah, tapi kami ingin berjalan mandiri,โ€ ungkapnya.

Kartini Masa Kini! Program DEWY 3.0 Dorong Perempuan Banjarnegara Melek Digital dan Naik Kelas

Dalam kesempatan itu, Julia juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar pembinaan terhadap pelaku usaha tidak berhenti hanya pada pelatihan semata.

โ€œKalau sudah ikut pelatihan, jangan dilepas begitu saja. Harus terus ada pendampingan sampai usahanya benar-benar berkembang. Misalnya juga bantu akses modal atau hibah,โ€ tuturnya.

Julia turut menjelaskan asal-usul nama komunitas tersebut. Awalnya, komunitas itu bernama Komunitas Pengusaha Depok. Namun saat proses legalitas, nama tersebut ternyata sudah digunakan pihak lain sehingga ditambahkan kata โ€œPerempuanโ€ menjadi Komunitas Pengusaha Perempuan Depok.

“Meski begitu, nama panggilannya tetap menggunakan singkatan KPD,” pungkasnya. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Peduli Sosial, Rumah Berkah Gelar Donor Darah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

Sorotan






Kolom