RUZKA INDONESIA — Selalu menjadi isu yang tak kan pernah habisnya, yakni persoalan banjir dan kemacetan di Kota Depok.
Menjawab tantangan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok menyiapkan sejumlah strategi prioritas yang akan dijalankan pada tahun 2027.
Upaya pengurangan kemacetan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan program rekonstruksi jalan di sejumlah titik.
โStrategi penanganan kemacetan dilakukan melalui rekonstruksi jalan serta langkah-langkah teknis lainnya untuk mengurai kepadatan kendaraan,โ ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro dalam Forum Rencana Kerja (Renja) yang digelar di Kantor Dinas PUPR Kota Depok, Senin (02/03/2026).
Selain kemacetan, penanganan banjir menjadi fokus utama. Dinas PUPR Kota Depok akan melakukan penataan serta penguatan sistem drainase secara menyeluruh dan terintegrasi, terutama di wilayah rawan genangan.
Program tersebut diselaraskan dengan visi dan komitmen Wali Kota Depok dalam mengurangi risiko banjir di berbagai kawasan permukiman dan jalur utama.
โPenguatan drainase, normalisasi dan rehabilitasi sungai, serta pembangunan sarana resapan air menjadi prioritas. Upaya ini untuk meningkatkan daya tampung air dan meminimalkan limpasan saat curah hujan tinggi,โ jelasnya.
Tak hanya itu, Dinas PUPR Kota Depok juga menyiapkan agenda strategis lainnya pada 2027, antara lain pengembangan infrastruktur perkotaan, penataan utilitas termasuk penurunan kabel udara, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana publik.
Melalui pelaksanaan program tersebut, Dinas PUPR Kota Depok optimistis kualitas infrastruktur akan semakin baik dan berdampak pada meningkatnya kenyamanan serta kualitas hidup masyarakat.
โDengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terintegrasi, kami berharap pembangunan infrastruktur dapat berjalan efektif serta menjawab kebutuhan masyarakat,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar