RUZKA INDONESIA — Sebagai upaya mitigasi bencana longsor dan banjir, Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto bersama Wakapolres Kompol Bayu Tri Nugraha melakukan kegiatan penanaman pohon.
Kegiatan sarat manfaat terhadap kelestarian lingkungan hidup tersebut diikuti pula oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Garut serta komunitas trail, dilaksanakan di kawasan wisata Batu Lempar, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), Ahad (11/01/2-26).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 pohon alpukat ditanam di sejumlah titik yang dinilai rawan longsor dan banjir.
Pemilihan pohon alpukat, kata Kapolres bukan tanpa alasan, karena tanaman ini memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam, sehingga efektif mengikat tanah, memperbaiki struktur tanah, serta meningkatkan daya serap air.
“Karakteristik tersebut menjadikan pohon alpukat sebagai salah satu pilihan vegetasi yang tepat untuk kegiatan reboisasi di lahan miring dan kawasan rawan bencana,” ungkap Kapolres.
Kapolres Garut menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan, sekaligus langkah preventif dalam mengurangi risiko bencana alam, khususnya longsor dan banjir.
Selain berfungsi sebagai penguat tanah, papar Kapolres Garut, pohon alpukat juga memiliki nilai ekonomis, karena hasil buahnya ke depan dapat diberdayakan dan dipanen oleh masyarakat setempat.
“Penanaman pohon alpukat ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Kapolres Garut.
Kegiatan penanaman pohon ini mendapat apresiasi dan sambutan positif dari masyarakat serta komunitas trail yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Sinergitas antara Polri, komunitas dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut sebagai komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam serta menciptakan kawasan wisata yang aman, hijau, dan berkelanjutan di Kabupaten Garut,” pungkasnya. (***)
Jurnalis: Ridwan
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar