Nasional
Beranda ยป Berita ยป Wakil Ketua Komite III DPD RI Kecam Dugaan Kewajiban Pembelian Wadah Untuk Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua Komite III DPD RI Kecam Dugaan Kewajiban Pembelian Wadah Untuk Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua Komite III DPD RI, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)
Wakil Ketua Komite III DPD RI, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Wakil Ketua Komite III DPD RI, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus mengecam kejadian viral di beberapa sosial media atas dugaan adanya kewajiban pembelian wadah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh orang tua, yang terjadi di sebuah sekolah.

โ€œKami memahami betul, bahwa program makan siang bergizi ini harus benar-benar diawasi pelaksanaannya di daerah. Ada banyak celah dan lubang yang bisa menimbulkan berbagai macam persoalan dan pelanggaran dalam implementasinya di lapangan. Padahal program ini secara resmi mulai dilaksanakan pada 2 Januari 2025,โ€œ kata Dailami dalam keterangan yang diterima, Jumat (03/01/2025).

Salah satu yang dikritisi oleh senator dari Daerah Khusus Jakarta itu perihal anggaran yang dipatok sebesar sepuluh ribu rupiah per porsi dari lima belas ribu rupiah sebelumnya.

Program ini bukan sekedar memberi makan gratis tetapi juga harus memperhatikan perihal kandungan gizi dari setiap menu dan cita rasanya.

Menurutnya sulit untuk menebak menu yang akan disajikan senilai angka tersebut, mengingat inflasi, kenaikan harga termasuk pengaruh kenaikan PPN 12% di tahun 2025.

Dinas PUPR Depok Siapkan Strategi Penanganan Banjir dan Kemacetan

Untuk paket nasi, ayam dan sayur saja saat ini di setiap warung makan mematok minimal dua belas ribu rupiah.

โ€œSelain soal harga, soal siapa yang dapat membuat makanan itu juga perlu dipikirkan secara matang. Untuk wilayah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dll mungkin tidak sulit untuk mencari rekanan rumah makan atau warung makan, yang punya kemampuan untuk menyediakan ratusan porsi makanan dalam waktu serentak, tetapi tidak demikian untuk di daerah apalagi wilayah pedalaman misalnya,โ€ jelas Dailami.

Sebagaimana diketahui, program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo ini akan menyasar 4 target utama yakni:

Pertama, Peserta Didik dari PAUD hingga pendidikan menengah, di lingkungan pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan keagamaan, pendidikan khusus, pendidikan layanan khusus dan pendidikan pesantren, baik negeri maupun swasta.

Kedua, Balita. Ketiga, Ibu Hamil dan Keempat, Ibu Menyusui. Sasaran program itu dilakukan secara bertahap, fokus di awal adalah pada anak sekolah dan kelompok rentan lainnya. Pada tahun 2025 pelaksanaannya ditargetkan mencapai empat puluh persen. Tahun 2026 menjadi delapan puluh persen target sasarannya dan pada tahun 2029 digenapkan target sasarannya menjadi seratus persen.

Bagi Pekerja dan Buruh, Depok Buka Posko Pengaduan THR 2026

Program makan bergizi ini program yang sangat luar biasa, menyasar sekitar 19,47 juta orang. Pemerintah telah mengalokasi anggaran sebesar Rp 71 triliun pada APBN 2025, dengan rinciannya Rp 63,356 triliun untuk pemenuhan gizi nasional dan Rp 7,433 triliun untuk program dukungan manajemen.

Program ini murni gratis โ€“ penerima manfaat tidak dibebankan kewajiban apapun. Selain harus dipersiapkan secara matang program ini juga harus diawasi secara seksama.

"Oleh karena itu kami, masing-masing anggota Komite III DPD RI pada reses masa sidang II ini terjun ke lapangan ke daerah masing-masih untuk lakukan pengawasan atas persiapan dan uji cobanya agar program ini tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan,โ€ terang Dailami.

Dailami memastikan adanya agenda untuk melaksanakan Rapat Kerja dengan Badan Gizi Nasional, Kementerian Sosial RI dan beberapa pemangku kepentingan lain paska reses di Januari 2025 sebagai tindak lanjut dari pengawasan yang dilakukan oleh anggota Komite III DPD RI terhadap program Makan Bergizi Gratis. (***)

Reporter: Bambang Ipung Priambodo

Forum Renja 2027, BKD Depok Angkat Tema Digitalisasi Pelayanan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom