Nasional
Beranda ยป Berita ยป Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Sorot Sarana dan Prasarana Pendidikan

Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Sorot Sarana dan Prasarana Pendidikan

Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil II, Junaidi Samsudin, Rabu (15/07/2026).

RUZKA INDONESIA — Kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, memicu keprihatinan mendalam.

Fasilitas belajar yang minim hingga ruang kelas yang rusak parah menjadi sorotan utama dalam Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) II Masa Sidang III Tahun 2025โ€“2026, Rabu (15/07/2026).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP, Junaidi Samsudin yang akrab disapa Junsam, mengungkapkan bahwa seluruh anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil II hadir untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Sepanjang rangkaian reses yang berlangsung sejak Senin hingga Rabu, pihaknya menerima lebih dari 60 usulan dari sekitar 27 pengusul yang mayoritas berfokus pada perbaikan fasilitas sekolah.

“Hasil reses tadi membuat kami prihatin, bahkan miris. Banyak sekolah yang kondisinya sudah tidak layak. SMP Negeri di Klapanunggal hanya ada satu, sementara jumlah penduduknya sudah sekitar 100 ribu jiwa,” ungkap Junsam.

Polres Garut Klarifikasi Isu Hoaks Macan Turun Gunung di Papandayan

Junsam menjelaskan, Kecamatan Klapanunggal baru bergabung ke Dapil II pada tahun 2023. Karena itu, menurutnya masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi secara maksimal.

“Klapanunggal baru masuk Dapil II pada tahun 2023. Mungkin pada periode sebelumnya masih banyak yang belum maksimal. Karena sekarang sudah menjadi bagian dari Dapil II, kami sepakat bersama seluruh anggota dewan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Klapanunggal semaksimal mungkin,” ucapnya.

Sebagai tindak lanjut, tujuh anggota DPRD Dapil II yang hadir langsung membagi tiga tim untuk melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai usulan prioritas yang disampaikan masyarakat.

Tim pertama dipimpin langsung Junaidi Samsudin dengan meninjau kondisi Sekolah Dasar (SD) yang dinilai paling mendesak mendapatkan bantuan.

Tim kedua dipimpin Ansori dengan meninjau kondisi infrastruktur SD Negeri Lulut. Tim ketiga meninjau fasilitas kesehatan, khususnya Puskesmas setempat yang dilaporkan sudah tidak layak dan membutuhkan pembangunan ruang pelayanan baru.

Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Respon Kebutuhan Damkar

Dalam kunjungan ke SD Negeri Cikahuripan 1, Junsam menemukan kondisi fasilitas belajar yang sangat memprihatikan. Siswa-siswi belajar dengan meja dan bangku yang tidak layak.

“Kami melihat langsung bangku dan meja belajar yang sudah sangat tua, banyak yang rusak dan hanya ditambal seadanya. Sudah sekitar tujuh tahun sekolah ini tidak mendapatkan bantuan mebeler. Bahkan, sebagian bangku yang di gunakan sekarang merupakan sisa dari sekolah lain yang menerima bantuan pemerintah. Kondisi ini tentu sangat memprihatikan,” ujar Junsam.

Kepala SD Negeri Cikahuripan 1, Didin Suhardiman, membenarkan kondisi tersebut. Saat ini, sekolah yang dipimpinnya memiliki 24 rombongan belajar (rombel), namun kapasitas ruang kelas yang tersedia hanya 16 ruangan.

Selain itu kebutuhan mebeler baru juga sangat mendesak untuk menunjang proses belajar mengajar.

Didin, mengungkapkan pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan permohonan bantuan pada saat Musrenbang hingga bersurat langsung ke Dinas Pendidikan, namun hingga sekarang belum ada tindak lanjut nya.

Perkuat Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri,Kapolres Garut Silaturahmi ke Makodim 0611/Garut

“Kami berharap pada tahun 2026 minimal bantuan mebeler untuk delapan rombel dapat di berikan kepada SD Negeri Cikahuripan 1,” tambahnya.

Melalui hasil reses tersebut, DPRD Kabupaten Bogor Dapil II berkomitmen untuk mengawal berbagai aspirasi masyarakat Klapanunggal, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah pada tahun anggaran mendatang. (***)

Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom