Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป Punya Banyak Aset, Orang Tua Perlu Siapkan Anak Jadi Ahli Waris

Punya Banyak Aset, Orang Tua Perlu Siapkan Anak Jadi Ahli Waris

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo. (Foto: Dok.Sun Life)

RUZKA INDONESIA — Membangun kekayaan keluarga bukan pekerjaan yang selesai dalam waktu singkat. Rumah, tabungan, investasi hingga bisnis biasanya terbentuk melalui proses panjang dan kerja keras.

Namun, memiliki aset dalam jumlah besar belum tentu membuat kekayaan tersebut mampu bertahan lintas generasi. Kesiapan anak sebagai penerus juga menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo mengatakan, warisan seharusnya tidak hanya dipandang sebagai proses menyerahkan aset kepada anak atau generasi berikutnya.

โ€œWarisan tidak berhenti pada proses memindahkan aset. Kesiapan generasi penerus untuk memahami tujuan, tanggung jawab, dan risiko di balik kekayaan keluarga turut menentukan apakah legacy dapat bertahan dalam jangka panjang,โ€ kata Albertus Wiroyo dalam siaran pers yang diterima pada Senin (5/10/2026).

Gambaran mengenai persoalan tersebut terlihat dalam Studi Sun Life Asia 2026 bertajuk Meneruskan Warisan: Ketika Warisan Lebih dari Sekadar Kekayaan. Studi itu melibatkan 506 responden di Indonesia.

Pemkot Depok akan Siapkan Fasilitas Cas Becak Listrik di Kantor Kelurahan

Hasil studi menunjukkan 63 persen responden Indonesia khawatir kekayaan keluarga tidak dapat bertahan hingga generasi berikutnya. Sebanyak 58 persen dari kelompok tersebut mengkhawatirkan kemungkinan konflik keluarga, sementara 53 persen menilai kesiapan penerima warisan menjadi persoalan penting.

Kondisi serupa juga terlihat pada keluarga yang memiliki bisnis. Sebanyak 76 persen responden Indonesia yang menjalankan bisnis keluarga mengaku telah memiliki rencana suksesi. Namun, hanya 14 persen yang mempunyai rencana warisan komprehensif yang sudah dipahami keluarga.

Lantas, apa yang dapat dilakukan orang tua untuk mempersiapkan anak sebagai penerus kekayaan keluarga?

Pertama, jelaskan tujuan setiap aset. Anak perlu mengetahui alasan keluarga memiliki rumah, tabungan, investasi atau bisnis, termasuk apakah aset tersebut disiapkan untuk pendidikan, tempat tinggal, usaha, kesehatan atau kebutuhan masa depan.

Kedua, bekali anak dengan kemampuan mengelola uang. Kebiasaan membuat anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, memahami risiko investasi serta mengetahui konsekuensi utang menjadi kemampuan dasar yang penting.

Pasar Cisalak Depok akan Direvitalisasi

Ketiga, libatkan anak secara bertahap. Orang tua tidak harus langsung membuka seluruh informasi keuangan keluarga. Pembicaraan dapat dimulai dari nilai dan tujuan keluarga, kemudian berkembang pada aset, tanggung jawab dan pengelolaannya.

Keempat, lindungi sumber kekayaan keluarga. Dana darurat serta perlindungan jiwa dan kesehatan sesuai kebutuhan dapat membantu menghadapi risiko biaya medis, kehilangan penghasilan maupun kejadian tak terduga.

Kelima, gunakan pendampingan profesional jika diperlukan. Studi Sun Life mencatat 41 persen responden Indonesia telah mencari nasihat profesional untuk perencanaan warisan, sedangkan 37 persen lainnya berniat melakukannya.

Penasihat keuangan, ahli hukum atau konsultan pajak dapat dilibatkan untuk membantu keluarga memetakan tujuan, risiko, dokumentasi serta komunikasi antargenerasi.

Dengan demikian, perencanaan warisan bukan sekadar menentukan siapa yang menerima aset. Lebih jauh, langkah tersebut juga memastikan generasi penerus memahami tanggung jawab dan mampu menjaga nilai yang telah dibangun keluarga.

Tamsy Tour Gelar Bussines Partner Ghatering 2026, Libatkan UMKM Depok

(*/Siaran Pers Sun Life)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom