Home > Komunitas

Penyuluh Agama Islam Ustadz Aip Tegaskan Perayaan Maulid Nabi Bidah Hasanah, Rujuk Kitab Ulama Klasik

Dalam kesempatan itu, Ustadz Aip mengupas tuntas mengenai hukum perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Forkopimcam Ujungjaya gelar pengajian rutin hari Jumat di ruang gedung Kecamatan Ujungjaya. (Foto: Dok Eko Widiantoro)
Forkopimcam Ujungjaya gelar pengajian rutin hari Jumat di ruang gedung Kecamatan Ujungjaya. (Foto: Dok Eko Widiantoro)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK -- Kegiatan pengajian rutin Jumat kembali digelar di Kantor Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jumat (29/08/2025).

Kali ini, aparatur kecamatan mendapat pencerahan langsung dari Penyuluh Agama Islam Kecamatan Ujungjaya, Ustadz Aip Syarifuddin, S.Pd.I.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Aip mengupas tuntas mengenai hukum perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Prestasi Membanggakan, Bupati Eman Suherman Baznas Majalengka Raih Dua Award

Dengan merujuk pada kitab I’anatuth Thalibin juz 3 serta pandangan ulama besar Al Hafidh Assuyuti, ia menjelaskan bahwa peringatan Maulid termasuk dalam kategori bid’ah hasanah atau inovasi yang baik dalam agama.

“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu, Maulid adalah momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlaknya,” jelas Ustadz Aip saat menyampaikan materi.

Menurutnya, selama perayaan Maulid dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai syariat, maka kegiatan tersebut akan membawa keberkahan. Ia menegaskan, tradisi ini bisa menjadi sarana dakwah, mempererat ukhuwah, serta menghidupkan semangat umat Islam dalam beribadah.

Baca juga: Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Prabowo Sedih dan Bilang Begini

Para aparatur kecamatan yang hadir tampak antusias mengikuti pengajian. Suasana khidmat terasa ketika pemateri memaparkan dalil-dalil serta penjelasan dari kitab rujukan klasik. Sejumlah peserta juga aktif berdiskusi mengenai praktik Maulid di lingkungan masyarakat.

Kepala Kecamatan Ujungjaya mengapresiasi kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengajian rutin ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk menambah wawasan keagamaan, tetapi juga memperkuat mental spiritual para aparatur.

“Kegiatan ini bisa menjadi pengingat bahwa sebagai abdi negara, kita tidak hanya dituntut profesional dalam pekerjaan, tapi juga perlu memperkuat sisi religius dan akhlak,” ujarnya.

Pengajian Jumat di Kecamatan Ujungjaya memang rutin digelar dengan menghadirkan narasumber dari kalangan ulama, ustadz, hingga penyuluh agama setempat. Kehadiran Ustadz Aip kali ini memberi warna tersendiri karena membahas tema yang dekat dengan masyarakat menjelang datangnya bulan Maulid. (***)

Journalist: Eko Widiantoro


× Image