Libur Lebaran di Kota Religius, Mares Depok Dipadati Pengunjung, Antri Seperti 'Beli Daging' Dipasar

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK -- Memasuki libur Lebaran ketiga, tingkat kunjungan ke Apartemen Margonda Residence (Mares) di Mal Depok (Dmal) meningkat signifikan.
Ratusan motor terpakir hingga keparkiran mobil. Hampir seluruh parkiran untuk mobil di DMal Depok Depok juga penuh saat terpantau pada Kamis (03/04/2025) malam, pukul 22.00 WIB.
Saat menuju Apartemen Mares III, puluhan orang, berpasangan mengantri untuk menaiki lift. Antrian seperti antri 'Beli Danging' di pasar.
Di kawasan DMal Depok, berdiri tower Apartemen Mares III, IV dan V. Masing-masing dengan ketinggian 24 lantai dengan jumlah unit kamar kurang lebih 1.000 unit kamar per tower apartemen.
Dari ribuan unit kamar di Apartemen Mares, sebagian besar disewakan, terutama untuk penginapan jam-jam-an.
Baca juga: Potong Kebo, Jaga Tradisi Saat Idul Fitri Warga Kelurahan Bojong Pondok Terong
Bagi warga Kota Depok, Apartemen Mares sudah dikenal sebagai tempat 'Open BO' atau cewek biokingan melalui aplikasi online.
Jika, melakukan pencarian di google, kata kunci Mares maka yang muncul penyewaan kamar per jam dan bokingan cewek BO. Apartemen Mares baik yang Mares I dan II di kawasan Jalan Margonda Raya di dekat Kampus UI maupun yang di DMal Depok dikenal sebagai tempat transaksi prostitisi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, melalui Satpol PP Kota Depok kerap melakukan razia di Apartemen Mares. Namun, 'tradisi' sebagai tempat transit prostitusi tetap berlangsung hingga saat ini.
Tak peduli bulan Ramadhan, Apartemen Mares terap menjadi tempat 'wisata prostitusi' favorit bagi warga Kota Depok yang dikenal sebagai Kota Religius ini.
Baca juga: Usai Jadi Seksi Repot Lebaran, Ayu Ting Ting Rencana Liburan ke Jepang
Akankah, kepemimpinan Wali Kota Depok yang baru, Supian Suri mampu mengembalikan fungsi Apartemen Mares sebagai tempat hunian, bukan sebagai tempat prostitusi terselumbung?. (***)
Baca juga: Nikmati Menu Lebaran, Waspada Kolesterol dan Lonjakan Gula Darah