RUZKA INDONESIA – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bintaro terus mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan PLN. Salah satu yang marak ditemukan adalah penawaran penghematan listrik instan, token listrik murah, hingga jasa modifikasi meter yang diklaim dapat menurunkan tagihan listrik pelanggan.
Modus tersebut umumnya dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai petugas PLN dan menawarkan layanan di luar prosedur resmi. Tidak sedikit pelanggan yang tergiur karena dijanjikan biaya listrik lebih murah, padahal tindakan itu berisiko menimbulkan gangguan instalasi, membahayakan keselamatan penghuni, serta berpotensi menjadi temuan dalam kegiatan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL).
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Menurutnya, kewaspadaan pelanggan menjadi kunci utama untuk mencegah kerugian sekaligus menjaga keselamatan dalam penggunaan tenaga listrik.
“Penggunaan listrik yang aman, legal, dan sesuai ketentuan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu menjaga instalasi kelistrikan serta memastikan seluruh layanan dilakukan melalui petugas resmi PLN. Dengan kewaspadaan bersama, kita dapat mencegah praktik penipuan sekaligus menjaga keandalan dan keselamatan ketenagalistrikan,” ujar Andy Adcha.
Ciri-ciri Modus Penipuan
Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah oknum yang mengaku petugas PLN namun tidak dapat menunjukkan identitas resmi. Pelaku biasanya menawarkan token atau pulsa listrik dengan harga jauh di bawah ketentuan, menempelkan stiker angka kWh mencurigakan pada meteran pelanggan, hingga menawarkan jasa modifikasi meter, penghematan listrik, atau perubahan daya secara tidak resmi.
Dalam aksinya, oknum itu kerap mendesak pelanggan untuk segera melakukan pembayaran, bahkan meminta transfer ke rekening pribadi atau pembayaran tunai tanpa bukti transaksi resmi. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan tawaran yang menjanjikan penghematan biaya listrik secara instan karena berpotensi merugikan dan melanggar ketentuan.
Hanya Lewat Kanal Resmi
Manager PLN UP3 Bintaro, Hendar Prisnadianta Y., menegaskan bahwa PLN tidak pernah melakukan transaksi layanan kelistrikan secara sembarangan maupun melalui pihak yang tidak memiliki identitas resmi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan penawaran listrik murah. Apabila ada pihak yang mengaku petugas PLN dan menawarkan token listrik di luar kanal resmi, pelanggan perlu waspada. Pastikan seluruh layanan dan transaksi kelistrikan hanya dilakukan melalui kanal resmi PLN, terutama aplikasi PLN Mobile,” ujar Hendar. ***
Editor: Yoyok Bepe
Email: yoyokbp@gmail.com





Komentar