Nasional
Beranda » Berita » Pemkot Bekasi Luncurkan Program Kota Bekasi Sayang Bunda, Beri Perhatian ke Perempuan Lanjut Usia

Pemkot Bekasi Luncurkan Program Kota Bekasi Sayang Bunda, Beri Perhatian ke Perempuan Lanjut Usia

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kiri) resmi meluncurkan program “Kota Bekasi Sayang Bunda. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA) 
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kiri) resmi meluncurkan program “Kota Bekasi Sayang Bunda. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi meluncurkan program “Kota Bekasi Sayang Bunda” di Balai Patriot dan dihadiri jajaran Forkopimda, para ASN, serta para ibu asuh, Jumat (11/04/2025).

Program ini merupakan sebuah gerakan sosial yang bertujuan memberikan perhatian lebih kepada para ibu dan perempuan lanjut usia di Kota Bekasi.

Adapun program ini bukan sekadar seremoni, tapi gerakan nyata untuk memperhatikan para bunda, khususnya lansia, yang sering kali luput dari perhatian bantuan formal.

Baca juga: Pemkot Launching Program Depok Sayang Ama Emak

Menurut Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, program ini terinspirasi dari gerakan “Jabar Nyak Ka Indung” yang sebelumnya diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat.

Komisi IX DPR RI Tinjau Pasar Depok Jaya, Pastikan Keamanan Pangan Ramadhan 2026

“Lansia bukan beban. Pemerintah harus hadir untuk membantu dan mendorong mereka bisa tetap produktif, bahkan bisa punya penghasilan dari karya mereka sendiri,” jelas Tri Adhianto.

Tak hanya fokus pada bantuan finansial, Pemkot Bekasi juga menyiapkan program lanjutan berupa pendampingan dan pemberdayaan lansia.

Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Depok Setujui 5 Raperda, Anggota Dewan Apresiasi Perda Kesejahteraan Lansia

Salah satunya adalah Sekolah Lansia yang akan bekerja sama dengan universitas-universitas di Kota Bekasi. Program ini bertujuan memberikan ruang belajar dan pelatihan bagi para lansia agar tetap aktif, sehat, dan mandiri.

Lanjut Tri Adhianto, bahwa seluruh pejabat eselon 2 dan 3a yang berjumlah 278 orang di lingkungan masing-masing pegawai ASN Kota Bekasi, diwajibkan untuk memilih seorang ibu asuh dengan kriteria minimal berusia 53 tahun yang membutuhkan perhatian lebih dari lingkungan tempat tinggalnya untuk diberikan bantuan sebesar 100ribu per bulan yang dapat diambil dari gaji pokok maupun Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Hingga Lebaran 2026, PMI Depok Pastikan Stok Darah Aman

Sudah diberikan Rp 200 ribu ke bunda asuh, selanjutnya minimal Rp 100 ribu per bulan.

"Harapannya ini bisa meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan ASN Kota Bekasi, sekaligus memberikan dukungan nyata bagi perempuan lansia di lingkungan mereka masing-masing," harap Tri.

Baca juga: Pemkot Bekasi Siap Wujudkan Kota yang Sehat dan Nyaman untuk Warga

Istri Wali Kota Bekasi, Wiwiek Hargono juga memberikan motivasi kepada para lansia melalui Sekolah Sejahtera Lansia di Jatisampurna.

"Saya juga menyapa secara daring para peserta gerakan Sayang Bunda dan mengajak lansia untuk terus aktif dan berdaya," terangnya. (***)

Pagdam Jaya Tutup TNI Manunggal Masuk Desa ke-127 di Depok, Tekankan Kemanunggalan dengan Warga

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom