Sekolah
Beranda ยป Berita ยป Orang Tua Harus Tahu, Masuk SD di Depok Kini Wajib Punya NISN

Orang Tua Harus Tahu, Masuk SD di Depok Kini Wajib Punya NISN

Wali Kota Depok, Supian Suri. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Orang tua di Kota Depok perlu memastikan anaknya mengikuti pendidikan anak usia dini (PUAD) sebelum masuk sekolah dasar (SD).

Wali Kota Depok, Supian Suri, mengingatkan pentingnya pendidikan melalui PAUD, TK, atau Raudhatul Athfal (RA), salah satunya karena Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) kini diperoleh melalui jenjang pendidikan tersebut.

Untuk membantu keluarga yang terkendala biaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyiapkan program pendidikan gratis pada tingkat PAUD yang direncanakan mulai berjalan tahun depan.

Sebanyak 22 PAUD akan menjadi sasaran awal program tersebut, dengan alokasi dua PAUD di setiap kecamatan.

Supian mengatakan, kebijakan pendidikan anak usia dini perlu menjadi perhatian bersama, terlebih jumlah TK negeri di Kota Depok masih terbatas.

Minim Fasilitas, SDN Trijaya Sumedang Justru Cetak Bibit Atlet Voli Berprestasi

Saat ini, Depok baru memiliki dua TK negeri sehingga Pemkot menjajaki kerja sama dengan lembaga-lembaga PAUD, yang sebagian besar dikelola swasta.

โ€œSekarang harus melalui pendidikan usia dini, TK, PAUD, atau RA yang dibawa Kementerian Agama,โ€ ujar Supian, Senin (12/10/2026).

Pemkot Depok Tawarkan Pembiayaan

Dalam penjajakan kerja sama tersebut, Pemkot Depok menawarkan pembiayaan sebesar Rp75 ribu per anak setiap bulan.

Namun, menurut Supian, sejumlah lembaga PAUD belum siap bergabung dengan skema pembiayaan tersebut karena biaya pendidikan yang mereka terapkan kemungkinan lebih tinggi.

โ€œSaya meyakini bahwa masuk PAUD atau SPP PAUD per bulan lebih daripada Rp75 ribu. Di saat saya hitung Rp75.000, mereka banyak yang enggak siap, berarti memang bisa lebih dari angka itu,โ€ jelasnya.

5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja

Ia menilai, keterbatasan biaya berpotensi membuat sebagian orang tua mengurungkan niat menyekolahkan anaknya di PAUD atau TK.

Karena itu, program PAUD gratis diharapkan menjadi solusi bagi keluarga yang membutuhkan.

โ€œMakanya hadir PAUD gratis yang dibiayai oleh Pemerintah Kota Depok, hanya dua PAUD per kecamatan,โ€ terang Supian.

Meski baru menjangkau 22 PAUD, Supian Suri menegaskan tidak boleh ada anak Depok yang kehilangan kesempatan mengikuti pendidikan anak usia dini hanya karena tidak mampu membayar biaya sekolah.

Turun Melihat Kondisi

Ia meminta para lurah bersama RT/RW dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan masing-masing turun melihat kondisi warga.

Direvitalisasi, SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta Kini Lebih Nyaman untuk Belajar

โ€œJangan sampai ada anak yang harusnya masuk PAUD, dia tidak masuk PAUD karena di saat mereka tidak melalui pendidikan anak usia dini, mereka sulit masuk SD karena NISN, Nomor Induk Siswa Nasional, itu didapatnya di PAUD atau TK atau RA,โ€ ungkap Supian.

Ia juga mengingatkan risiko yang dapat dihadapi anak apabila melewatkan pendidikan PAUD hingga usianya sudah memasuki usia sekolah dasar.

Menurutnya, anak tersebut berpotensi harus menempuh jalur pendidikan kesetaraan atau kejar paket.

โ€œSaya enggak mau anak-anak kita berharap ada solusi terhadap kondisi-kondisi dengan keterbatasan sekolah negeri, termasuk PAUD yang ada di Kota Depok,โ€ pungkas Supian. (***)

Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom