RUZKA INDONESIA — Keterbatasan fasilitas olahraga tak menyurutkan semangat siswa SDN Trijaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), untuk menorehkan prestasi.
Sekolah yang berada di wilayah pelosok ini justru mulai mencuri perhatian berkat kiprah para siswanya di cabang olahraga bola voli.
Salah satu prestasi membanggakan diraih dalam ajang Piala Kapolres 2026 tingkat Kabupaten Sumedang.
Tim bola voli Kecamatan Ujungjaya berhasil meraih juara utama, menjadi bukti potensi atlet muda yang tumbuh dari lingkungan pendidikan di daerah tersebut.
Prestasi itu sekaligus memperlihatkan bahwa keterbatasan sarana bukanlah penghalang bagi siswa untuk berkembang.
Dengan semangat berlatih dan kemauan untuk berkompetisi, anak-anak SDN Trijaya terus menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai kegiatan olahraga.
Deretan Penghargaan
Deretan piala dan penghargaan yang terpajang menjadi gambaran perjalanan sekolah tersebut dalam membina potensi siswa.
Meski fasilitas sekolah dan sarana olahraga masih minim, SDN Trijaya berupaya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, khususnya di cabang bola voli.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, H. Ukan Sukarsa, S.Pd., mengatakan, keterbatasan fasilitas membuat para siswa harus mencari alternatif tempat latihan agar kemampuan mereka tetap terasah.
Menurut dia, anak-anak bahkan kerap berkumpul bersama kelompok lain di lokasi berbeda untuk berlatih bola voli.
โWalaupun fasilitas yang tersedia belum memadai, anak-anak tetap memiliki semangat untuk berlatih. Mereka sering berkumpul dengan kelompok lain di tempat berbeda agar bisa terus bermain dan meningkatkan kemampuan,โ ujar Ukan, Selasa (13/10/2026).
Kondisi tersebut, menurut dia, menunjukkan besarnya minat dan potensi siswa terhadap olahraga bola voli. Semangat itu menjadi modal penting untuk melahirkan bibit-bibit atlet yang kelak dapat membawa nama baik daerah.
Dapatkan Ruang untuk Tumbuh
Keberhasilan meraih prestasi di tingkat kabupaten pun menjadi dorongan bagi sekolah dan lingkungan pendidikan di Ujungjaya untuk terus mengembangkan potensi olahraga sejak usia dini.
Bagi SDN Trijaya, prestasi bukan semata-mata soal banyaknya piala yang berhasil dikumpulkan.
Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak di daerah pelosok juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan bersaing, asalkan bakat mereka mendapatkan ruang untuk tumbuh.
Meski demikian, potensi yang telah terlihat perlu didukung dengan pembinaan berkelanjutan serta fasilitas olahraga yang lebih memadai.
Dengan dukungan tersebut, bibit-bibit atlet dari SDN Trijaya diharapkan dapat terus berkembang dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang. (***)
Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar