RUZKA INDONESIA — Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok menyambut baik penyelenggaraan Mantra Land 2026 yang digelar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) di Pesona Square Depok, Jumat (19/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang kreatif yang mampu memberikan edukasi kepada anak-anak terkait permainan tradisional.
Pasalnya, permainan tradisional saat ini mulai ditinggalkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
โSaya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada UBSI yang telah berhasil membimbing mahasiswanya. Ini menjadi sebuah ruang kreatif dalam memberikan edukasi kepada anak-anak terkait permainan tradisional,โ ucap Eko Herwiyanto dalam keterangan yang diterima, Sabtu (20/06/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam memajukan kebudayaan daerah.
Komitmen tersebut ada dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 3 Tahun 2023 tentang Kemajuan Kebudayaan yang didalamnya tertuang bahwa permainan tradisional menjadi salah satu objek kemajuan kebudayaan.
Dalam hal ini, Eko mengajak anak-anak di Kota Depok untuk kembali mencintai permainan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
โAnak-anak kita di Depok, ayo kita cintai permainan tradisional kembali. Jangan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain gadget,โ jelasnya.
Dalam event tersebut anak-anak dikenalkan permainan tradisional berupa Wak Wak Gung, Caca Gulali + Cici Putri, Gasing, Ular Tangga, Keprayan, Estafet Sarung + Cone Ring, dan Dampu atau Engklek. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar