Sekolah
Beranda ยป Berita ยป Kepsek SDN Nyalindung Bogor Bantah Ada Pungutan Biaya Eskul

Kepsek SDN Nyalindung Bogor Bantah Ada Pungutan Biaya Eskul

SDN Nyalindung, di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jabar. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Pihak sskolah SDN Nyalindung angkat bicara terkait isu miring yang beredar di media sosial. Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Nyalindung, Tintin Rondasih, membantah keras tudingan mengenai adanya pungutan biaya kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) sebesar Rp110 ribu yang viral di platform TikTok.

Sekolah yang berlokasi di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) ini menegaskan bahwa informasi tersebut sepenuhnya hoaks.

Tintin, menyatakan bahwa sejak dirinya memimpin sekolah tersebut pada tahun 2019, tidak pernah ada kebijakan penarikan biaya ekskul dari siswa.

Dia menjelaskan bahwa seluruh operasional kegiatan ekstrakurikuler telah terakomodasi oleh anggaran negara, sehingga tidak ada alasan untuk membebani orang tua murid.

“Tudingannya katanya saya memungut untuk ekstrakurikuler, padahal tidak pernah saya memungut, apalagi untuk ekskul. Semua guru dan pelatih ekstrakurikuler sebelumnya sudah terbiayai dari dana BOS,” ujar Tintin, Ahad (21/06/2026).

Pembelajaran di Luar Kelas, Siswa SDN 1 Cikelet Sambangi Mako Satpolairud Polres Garut

Tidak Sepadat Dulu

Saat ini, intensitas kegiatan ekstrakurikuler di SDN Nyalindung memang tidak sepadat dulu.

Salah satu kegiatan tradisional yang masih bertahan adalah kesenian degung, dan kegiatan ini pun berjalan tanpa memungut sepeser pun uang dari siswa.

“Saya menjabat di SDN Nyalindung sejak 2019. Dari tahun 2019 tidak ada transaksi ekstrakurikuler. Jadi tudingan yang menyebut ada pungutan sebesar Rp110 ribu itu sama sekali tidak benar,” tegasnya kembali.

Senada dengan Kepsek, Omay Komariah, selaku guru ekstrakurikuler di SDN Nyalindung juga memberikan kesaksian serupa. Dia memastikan proses belajar-mengajar di luar jam kelas formal berjalan bersih dari pungutan liar.

“Tidak ada pungutan dari mana-mana, dan tudingan (di TikTok) tersebut tidak benar,” kata Omay.

Ciptadent dan Kolese Kanisius Gelar Aksi Sosial Bertajuk Gigi Kuat dan Sehat Bersama

Melalui klarifikasi ini, pihak SDN Nyalindung berharap masyarakat serta wali murid dapat menyaring informasi dengan lebih bijak di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi kebenarannya. (***)

Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom