Nasional
Beranda ยป Berita ยป Kemensos Sediakan Taman Baca Inklusi di Bekasi Wadahi Literasi hingga Terapi

Kemensos Sediakan Taman Baca Inklusi di Bekasi Wadahi Literasi hingga Terapi

Taman Baca Inkkusi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)ย 
Taman Baca Inkkusi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan Taman Baca Inklusi (TBI) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi.

Taman baca ini sebagai wadah literasi bagi Pemerlu Atensi Sosial (PAS) untuk beragam pihak yang membutuhkan.

Penanggungjawab TBI, Ena Rudiah mengatakan akomodasi itu dapat dimanfaatkan oleh anak-anak dari penerima faedah (PM), residensial, maupun jasa family yang tidak tinggal di residen alias rusun, serta dirancang ramah anak dan penyandang disabilitas.

"Karena inklusif, kami terbuka untuk semua lapisan masyarakat," kata Ena Rudiah dalam keterangannya yang diterima, Kamis (03/04/2025).

Baca juga: Lebaran 2025, 1.125 Warga Binaan Lapas Bulak Kapal Bekasi Terima Remisi, 7 Langsung Bebas

Mendagri Keluarkan SE Tentang Kepala Daerah Siaga Saat Libur Lebaran

Ada beragam aktivitas yang dilakukan di TBI STPL. Mulai dari belajar membaca, menulis, dan menghitung (calistung), menggambar, mewarnai, hingga melukis sebagai media terapi bagi penyandang disabilitas.

"Di sini juga diberikan terapi dengan seni. Art theraphy itu terapi seni melukis yang diajar oleh Pak Andri (salah satu pembimbing di TBI STPL)," jelas Ena.

Kegiatan belajar di TBI, tidak dilakukan secara monoton alias formal. Melainkan dilakukan secara lebih menarik dan berasas praktik.

Salah satu peserta penyandang disabilitas di TBI, berjulukan Ucok yang diberikan pembelajaran non-formal mengenai materi berhitung.

"Misalnya, Bang Ucok ini diajarkan, lantaran dia jualan air mineral, air itu harganya per botol Rp6 ribu, jika kita shopping pakai duit Rp20 ribu, kembaliannya berapa? Itu kan belajar berbilang juga ya," ungkap Ena.

Ketua RT Viral di Depok Mau Pulang Kampung Naik Mobil Mewah, Malah Kena Tipu Mobil Gadai Bodong

Baca juga: Dua Warga Bekasi Tewas Digulung Ombak Ganas di Pantai Kalapacondong Sukabumi

Selain itu, TBI STPL juga telah dilengkapi beragam kitab bacaan, termasuk yang menggunakan huruf braille bagi penyandang disabilitas penglihatan alias tunanetra.

Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan budaya baca di semua kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa, melatih percaya diri, hingga mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Poin pertamanya adalah tambang baca, tapi kita mengembangkan ke beragam aspek. Jadi tambang baca ini berjalan, tapi di dalamnya banyak aktivitas yang juga untuk kegunaan rehabilitasi sosial untuk masyarakat alias bagi pemerlu jasa kesehatan, untuk disabilitas, dan untuk anak sekolah," papar Ena.

TBI STPL beraksi setiap Senin-Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Selama berada di ruangan TBI, pihak pengelola menerapkan beberapa aturan, seperti anak-anak tidak boleh menggunakan gawai alias gadget. Hal ini bermaksud agar terjalin hubungan secara langsung antar peserta dan instruktur.

Sejenak Lupakan Deadline, Wartawan Kota Depok Isi Ramadan 1447H dengan Mengaji

Ena menyebut, setiap bulan ada sekitar 200 anak dan remaja yang berjamu di TBI, berdasarkan ekap yang dilakukan per bulan lewat kitab pengujung. (***)

Baca juga: Orang Tuanya dengan Sombong Sempat Tolak Anaknya Main di Timnas, Kini Siap Tampil Lawan China

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom