RUZKA INDONESIA — Menjawab begitu tingginya akan kebutuhan layanan ginjal, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KiSA Depok menyiapkan pengembangan layanan kesehatan melalui rencana penambahan 50 unit mesin hemodialisa.
Pengembangan ini dilakukan melalui pembangunan rumah sakit layanan ginjal terpadu yang ditargetkan mulai berproses pada tahun depan.
Saat ini telah mengajukan anggaran untuk pembangunan tersebut dan tengah memasuki tahap perencanaan teknis.
โInsya Allah anggaran sudah kami ajukan. Tahun ini kami fokus pada penyusunan DED dan kajian FAS sebagai tahap awal,โ ujar Direktur RSUD KiSA Depok, Agus Gojali dalam keterangan yang diterima, Sabtu (02/05/2026).
Menurut Agus, pengembangan layanan ginjal terpadu ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan layanan hemodialisa atau cuci darah di Kota Depok dan sekitarnya.
Saat ini, RSUD KiSA telah memiliki 24 unit mesin hemodialisa yang melayani pasien gagal ginjal. Namun, kapasitas tersebut masih belum mampu mengimbangi tingginya permintaan layanan.
โKetika rumah sakit layanan khusus ginjal terpadu ini sudah terwujud, kami menargetkan penambahan menjadi 50 unit hemodialisa,โ jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mengurangi antrean pasien yang hingga kini masih cukup tinggi.
โWaiting list atau daftar tunggu layanan hemodialisa saat ini sudah lebih dari 20 pasien. Artinya, kami memang belum bisa melayani seluruh kebutuhan masyarakat,โ ungkap Agus.
Dengan adanya pengembangan fasilitas tersebut, RSUD KiSA diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, cepat, dan merata bagi pasien, khususnya penderita gagal ginjal yang membutuhkan terapi rutin.
Agus menegaskan, pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen RSUD KiSA dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
โIni menjadi langkah penting agar ke depan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan hemodialisa yang sangat dibutuhkan,โ tegasnya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com




















Komentar