Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป IHI Kukuhkan 208 Risers dari 30 Provinsi, Dorong Transisi Energi Berkeadilan di Forum Yourings 2026

IHI Kukuhkan 208 Risers dari 30 Provinsi, Dorong Transisi Energi Berkeadilan di Forum Yourings 2026

Peluncuran buku "Geliat Transisi Energi dari Tapak" yang ditulis oleh para Risers dari berbagai titik di Nusantara, yang diluncurkan dalam agenda Dialog Nasional dan Puncak Program YOU-RINGS di Jakarta. (Foto dok Ruzka Indonesia)

RUZKA INDONESIA โ€“ Institut Hijau Indonesia (IHI) mengukuhkan 208 generasi muda dari 30 provinsi sebagai pejuang keadilan energi atau Risers melalui program YOU-RINGS (Youth Rising for Green and Just Energy Sovereignty) dalam Dialog Nasional dan Puncak Program Yourings 2026 di Jakarta, 31 Oktober 2026.

Program Yourings menempatkan anak muda tidak hanya sebagai penerima pengetahuan, tetapi diajak membaca persoalan energi langsung di sekitar tempat tinggal melalui tahapan you-learn, you-hunt, dan you-speak. Para Risers mempresentasikan hasil investigasi lapangan dan policy brief yang disusun berdasarkan temuan.

Investigasi menunjukkan persoalan energi tidak hanya soal pergantian sumber energi atau teknologi, tetapi berkelindan dengan akses ruang hidup, air, lingkungan, penghidupan, dan hak partisipasi dalam pengambilan keputusan.

Sejumlah temuan diungkap, di antaranya emisi metana dan air lindi terkait aktivitas perusahaan gas di Aceh, dampak kesehatan PLTSa yang mencemari air di Sumatera Utara, pertanyaan kesiapan sarana PLTSa di Sumatera Selatan dan Lampung, hingga ketidakmerataan manfaat energi di Yogyakarta.

Temuan lain meliputi PLTU terkait kemiskinan di Jawa Tengah, PLTU berdampak pada wilayah tangkap di NTT, krisis air bersih akibat industri nikel di Sulawesi Tenggara, persoalan agraria dan limbah tambang di Kalimantan Selatan, ekspansi sawit di Kalimantan Tengah, pengembangan geothermal yang mengancam konservasi Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat, pembukaan hutan alam untuk biomassa di Gorontalo Utara, serta ironi keterbatasan akses energi di Pulau Taliabu Maluku Utara meski kaya sumber daya.

Dugaan Penyadapan Sasar Pengusaha, KADIN Indonesia: Dapat Pengaruhi Persepsi Investor

Dalam dialog nasional, Anggota Dewan Energi Nasional Dr. Ir. Fadhill Hasan menilai temuan Risers penting bagi perbaikan agenda energi nasional dan sebagai mekanisme check and balances.

“Apa yang dihasilkan Institut Hijau Indonesia di berbagai daerah sangat berharga bagi perbaikan agenda dan program energi di negara kita,” ucap Fadhil.

Sementara Ir. Laksmi Dhewanthi menekankan transisi energi harus dipahami sebagai transformational change, bukan sekadar perpindahan sumber energi, dan berkaitan dengan persoalan sosial, ekonomi, dan politik.

Perspektif gender juga disoroti peneliti BRIN Wong Desmiwati yang menyebut pelibatan perempuan harus menjadi aktor utama kebijakan, bukan sekadar pemenuhan kuota.

Direktur JATAM Melky Nahar mengingatkan energi tidak semestinya direduksi hanya persoalan listrik, melainkan terkait reproduksi kehidupan termasuk pangan, air, dan udara bersih. Energi terbarukan tidak otomatis berkelanjutan jika tetap mengorbankan tanah, masyarakat, dan lingkungan.

Optimalkan Pengumpulan Zakat, BAZNAS Depok Gandeng KADIN

Pandangan serupa disampaikan Founder EcoNusa Foundation Bustar Maitar yang menyoroti wilayah Indonesia Timur yang menjadi lokasi produksi migas namun masyarakatnya masih terbatas akses listrik. “Energi seharusnya menjadi energi yang menghidupkan, bukan yang justru mematikan masyarakat dan ekosistem,” pungkasnya.

Direktur WALHI Boy Even menegaskan transisi berkeadilan harus memastikan pengakuan hak masyarakat, kedaulatan energi, pemerataan akses dan manfaat, perlindungan masyarakat terdampak, serta keberlanjutan ekologis.

Ketua Institut Hijau Indonesia Chalid Muhammad berpesan, “Mari bergandengan tangan, tidak mungkin perjuangan ini dilakukan sekelompok saja, ini harus menjadi perlawanan semesta.” ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom