RUZKA INDONESIA — Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB, Hj. Nunur Nurhasdian, mengapresiasi pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PAUD tingkat Kecamatan Tanjungsari yang berlangsung meriah di halaman Kantor Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (18/04/2026).
Sebanyak 40 lembaga PAUD se-Kecamatan Tanjungsari ambil bagian dalam ajang tahunan ini. Berbeda dari tahun sebelumnya, Porseni kali ini digelar lebih awal dengan konsep yang lebih terbuka, memanfaatkan area pusat pemerintahan sebagai lokasi utama kegiatan.
Hj. Nunur Nurhasdian menilai kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi anak-anak untuk mengasah kepercayaan diri sekaligus mengembangkan potensi sejak usia dini.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya terbentuk di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan kreatif dan interaktif seperti Porseni.
โKegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga berani tampil, bersosialisasi, dan mengembangkan bakatnya. Ini bagian penting dalam membentuk generasi yang unggul di masa depan,โ ujarnya.
Ia menambahkan, Porseni PAUD merupakan wadah penting dalam menumbuhkan karakter, kreativitas, serta keberanian anak. Dukungan dari para guru dan orang tua, lanjutnya, menjadi faktor utama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Porseni 2026, Siti Alfiah Nasir, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang dalam tumbuh kembang anak.
โKami ingin memberi pondasi kuat bagi anak sejak dini agar siap berinteraksi dan menunjukkan minat, bakat, serta prestasi. Ini menjadi bekal penting menuju jenjang pendidikan berikutnya,โ jelasnya.
Antusiasme peserta juga disoroti Sekretaris HIMPAUDI Kecamatan Tanjungsari, Siti Dewi Riani. Ia menyebut partisipasi tahun ini sangat luar biasa dengan berbagai kategori lomba yang dirancang untuk merangsang kemampuan motorik, kognitif, hingga kecintaan anak terhadap budaya.
โKategori yang diperlombakan meliputi lomba mewarnai, hafalan surat pendek, estafet bola, fashion show, hingga tarian Jaipong. Kami ingin anak-anak memiliki wadah yang sehat untuk berkompetisi,โ ungkapnya.
Ia menambahkan, para pemenang akan mendapatkan apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan keberanian mereka. Hal ini diharapkan mampu memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang.
โApresiasi ini penting agar anak-anak merasa dihargai. Dengan begitu, mereka akan semakin semangat untuk bermimpi dan belajar secara positif,โ imbuhnya.
Lebih lanjut, Siti Dewi berharap Porseni dapat menjadi pemantik bagi setiap lembaga PAUD untuk lebih jeli melihat potensi unik setiap anak.
โKe depan, kami ingin setiap lembaga lebih fokus pada pembentukan karakter. Jika anak berbakat menari, kita asah. Jika memiliki keunggulan lain, kita dukung agar potensinya bisa berkembang maksimal,โ pungkasnya.
Mengusung nuansa Islami, Porseni tahun ini menghadirkan lima cabang lomba, yakni Tari Jaipongan, Fashion Show Busana Muslim, lomba mewarnai, estafet bola, serta membaca surat-surat pendek Al-Qurโan. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar