Sports
Beranda ยป Berita ยป Duel dengan Messi di Final Piala Dunia Bikin Bangga Warga Kampung Lamine Yamal

Duel dengan Messi di Final Piala Dunia Bikin Bangga Warga Kampung Lamine Yamal

Angka 304 merujuk pada kode pos Rocafonda, sebuah kawasan sederhana di Catalonia, tempat Yamal dibesarkan. (Foto: AFP)
Angka 304 merujuk pada kode pos Rocafonda, sebuah kawasan sederhana di Catalonia, tempat Yamal dibesarkan. (Foto: AFP)

“Saya ingin Spanyol menang,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia akan bersorak lantang jika cucunya mencetak gol.

RUZKA INDONESIA–Lapangan tempat penyerang Spanyol, Lamine Yamal, di sebuah lingkungan multietnis kelas pekerja di luar Barcelona tampak ramai, saat warga setempat menantikan dengan bangga laga final Piala Dunia melawan Timnas Argentina yang diperkuat Lionel Messi.

“Kini saatnya tiba bagi mereka berdua untuk saling berhadapan, sungguh luar biasa,” ujar Keba, warga berusia 18 tahun asal Senegal, merujuk pada kekaguman penyerang Barcelona, โ€‹โ€‹Lamine Yamal.

Messi, 39 tahun, menikmati masa kejayaan kariernya di Barcelona setelah meniti karier dari akademi muda klub tersebut; sebuah foto viral yang memperlihatkan pemain asal Argentina itu bersama Lamine Yamal saat masih bayiโ€”yang kini berusia 19 tahunโ€”telah menarik perhatian banyak orang menjelang laga final di New Jersey pada Minggu waktu Amerika atau Senin pagi (20/07/2026) WIB.

Saat anak-anak dari keluarga imigran bermain di lapangan di balik mural bergambar wajah Lamine Yamal di kawasan Rocafonda, kota pesisir Mataro, neneknya, Fatima Nasraoui, dan sepupunya yang berusia 15 tahun, Rayan, menyaksikan dari bangku di dekat sana.

Trump Akan Nonton Laga Final Argentina vs Spanyol di Stadion New York

“Saya ingin Spanyol menang,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia akan bersorak lantang jika cucunya mencetak gol.

“Bagi saya, Lamine melambangkan banyak hal baik, namun yang terpenting dia sudah seperti saudara sendiri karena kami tumbuh besar bersama,” kata sepupunya.

Lamine Yamal, yang lahir di Spanyol dari ayah asal Maroko dan ibu asal Guinea Khatulistiwa, tidak pernah melupakan asal-usulnya. Sepanjang kariernya, ia kerap menghormati Rocafonda dengan gestur tangan khas ‘304’ usai mencetak golโ€”sebuah referensi untuk kode pos lingkungan tersebut.

Angka 304 merujuk pada kode pos Rocafonda, sebuah kawasan sederhana di Catalonia, tempat Yamal dibesarkan.

Selama Piala Dunia, ia mengenakan ikat kepala bertuliskan Rocafonda, menampilkan bendera negara asal orang tuanya pada sepatu bolanya, serta menyatakan bahwa sepak bola merupakan contoh nyata integrasi rasial dan sosial.(***)

Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Politis Usai Laga Melawan Inggris

Editor: Amiruddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom