RUZKA INDONESIA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Presidium Bogor Timur resmi mengukuhkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Jonggol. Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Senin (13/07/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi konsolidasi organisasi yang masif, sekaligus memperkuat sosialisasi di tingkat akar rumput terkait usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Timur.
Sekretaris Jenderal Presidium Bogor Timur, Alex Selamet Riadi, mengatakan pembentukan dan pengukuhan DPK merupakan tindak lanjut dari kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) setelah adanya restrukturisasi organisasi.
“Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan pengukuhan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Jonggol. Ini merupakan kewajiban dari DPP. Sebenarnya kepengurusan di tingkat kecamatan sudah ada, namun sejak tahun 2025 nomenklaturnya diubah dari Korcam menjadi DPK sehingga perlu dilakukan penyesuaian di masing-masing wilayah,” ujar Alex.
Pasca dikukuhkan, DPK Jonggol memiliki tanggung jawab besar untuk segera melakukan konsolidasi hingga tingkat desa. Tujuannya adalah memberikan edukasi dan informasi valid kepada masyarakat mengenai update perjuangan DOB Bogor Timur.
Kabar baik juga disampaikan oleh Alex terkait perkembangan fisik calon kabupaten baru ini. Ia, menyebutkan bahwa progres persiapan infrastruktur pusat pemerintahan terus menunjukkan tren positif.
“Alhamdulillah pada tahun 2026 ini akses jalan menuju titik ibu kota sudah mulai dipersiapkan. Selanjutnya pada tahun 2027 direncanakan akan di bangun infrastruktur berupa Mal Pelayanan Publik (MPP) di kawasan tersebut,” ucapnya.
Untuk memaksimalkan pergerakan, DPK Jonggol ditargetkan segera membentuk kepengurusan di 14 desa yang tersebar di wilayah Jonggol. Pengurus di tingkat desa inilah yang nantinya akan menjadi ujung tombak informasi bagi masyarakat.
“DPK yang sudah dikukuhkan akan segera membentuk koordinator desa dan kepengurusan di 14 desa. Tugas mereka adalah menyampaikan informasi serta perkembangan terkini mengenai usulan Bogor Timur kepada masyarakat,” jelas Alex.
Alex, memaparkan bahwa saat ini masih tersisa dua wilayah yang belum melakukan pengukuhan, yaitu Kecamatan Tanjungsari dan Kecamatan Gunung Putri. Kendati demikian, pihak Presidium optimistis seluruh wilayah akan rampung sebelum agenda besar organisasi dimulai.
“Target kami seluruh DPK di Bogor Timur selesai dikukuhkan sebelum pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) DPP yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang,” pungkasnya. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar