RUZKAINDONESIA.ID; KOTA TANGERANG โ Suasana Benteng Stadium berubah menjadi lautan semangat ribuan pelajar. Bukan untuk sekadar adu cepat menghafal rumus, melainkan pesta aktualisasi bakat dan minat. Gebyar Lomba dan Talenta Siswa 2026 resmi dibuka, dan Menteri Pendidikan Dasar serta Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa acara ini jauh lebih dari sekadar kompetisi.
“Anak-anak belajar dengan bahagia, tanpa tekanan dan ketakutan. Ini sejalan dengan prinsip deep learning,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan ribuan peserta dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, lomba yang mengusung tema “Bergerak Bersama Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini adalah implementasi nyata dari Pedagogical Infrastructure. Sebuah konsep penguatan kualitas pembelajaran yang tidak hanya mengandalkan papan tulis dan kapur, tetapi juga menggembirakan bagi murid.
“Suasana lomba yang meriah adalah wujud joyful learning. Ini sejalan dengan Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum,” tegasnya.
Lebih dari Hafalan: Belajar dari Pengalaman Nyata
Gebyar Lomba dan Talenta Siswa jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) ini dirancang sebagai wadah meaningful learning atau pembelajaran bermakna. Peserta didik tidak hanya diadu kemampuannya, tetapi diajak merasakan disiplin waktu, kerja sama tim, dan sportivitas.
Pengalaman inilah, kata Mendikdasmen, yang akan membekas lebih lama dibandingkan sekadar materi hafalan di dalam kelas.
“Setiap anak memiliki bakat, potensi, dan kemampuan berbeda. Kita dampingi mereka mengembangkan itu semua,” pesan Abdul Mu’ti.
Di belakang layar, ia juga mengapresiasi para guru dan pelatih. Menurutnya, capaian siswa hari ini adalah bukti nyata penguatan kompetensi guru yang digalakkan kementerian. Saat ini, 186 ribu pendidik dan 52 ribu kepala sekolah di seluruh Indonesia telah mengikuti pelatihan pembelajaran mendalam.
Gubernur Banten: Tidak Cukup Hanya Pintar Akademik
Gubernur Banten, Andra Soni, yang turut hadir membuka acara, menekankan bahwa ukuran keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya bertumpu pada Tes Kompetensi Akademik (TKA).
“Saya meyakini, anak-anak dengan segala potensinya memiliki keistimewaan. Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi untuk menghidupkan potensi terbaik,” ujar Andra.
Ia berpesan kepada seluruh peserta defile dan lomba untuk tetap menjunjung sportivitas.
“Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung sportivitas, dan jadilah generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan tangguh menghadapi masa depan,” pesan Andra.
Pembukaan acara yang digelar di Benteng Stadium, Kota Tangerang, Sabtu (9/5/2026), dimeriahkan dengan defile kontingen dari delapan kabupaten/kota di Banten serta penampilan seni budaya pelajar.
Salah satu peserta defile, Kepala SMKN 1 Pandeglang, M. Juwayni, menilai kegiatan ini sangat positif. “Sangat bagus untuk mewadahi potensi dan talenta para murid,” ujarnya singkat.
Apresiasi untuk Siswa Berprestasi Tingkat Dunia
Di sela-sela acara, Pemerintah Provinsi Banten memberikan penghargaan khusus berupa sertifikat dan uang pembinaan kepada siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional.
Berikut para penerima penghargaan:
- Rayno Fathir Qurniawan, Rakha Arkana Hanania, Rafi Rahmat Dihatjo, Virgia Kamaluna Nusrullah, Zahra Putri Nursya’bani, dan Neyla Ghina Husnaini (SMAN CMBBS Provinsi Banten)
- Prestasi: Medali Emas International Science Fair (YISF) 2026
- Inovasi: Riset pemanfaatan limbah minyak jelantah dikombinasi minyak atsiri kencur menjadi biodiesel efisien dan ramah lingkungan.
- Rash Asyari Amyris Thalib (SMKN 1 Kota Tangerang)
- Prestasi: Medali Emas International World Skills Network System Administration (ITโNSA) 2025
- Fadly Rizki Hiwarani (SMAN 1 Kota Tangerang)
- Prestasi: Medali Emas Kejuaraan Pencak Silat Seni Ganda Putra Abu Dhabi Championship 2025
Mewakili tim penemu biodiesel, Rayno menyampaikan rasa syukur. “Penelitian ini memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi energi berkelanjutan,” jelasnya.
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene, yang turut mendampingi Mendikdasmen, mengaku bangga dengan capaian para murid Banten.
“Saya ucapkan selamat. Saya juga mengapresiasi perhatian Pemprov Banten yang sangat tinggi terhadap pembinaan talenta di provinsi ini,” tutup Maria.
(Humas Kemendikdasmen)




















Komentar