Bisnis
Beranda ยป Berita ยป Beli Apartemen Bisa Dapat Mobil, Gunung Putri Apartment Tawarkan Potensi Passive Income

Beli Apartemen Bisa Dapat Mobil, Gunung Putri Apartment Tawarkan Potensi Passive Income

Gunung Putri Apartment. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Membeli properti kini tidak hanya berbicara soal memiliki tempat tinggal atau aset jangka panjang.

Melalui program SuPPer Sensational PPrize 2, konsumen Gunung Putri Apartment berkesempatan mendapatkan hadiah mobil sekaligus memiliki aset properti yang berpotensi menghasilkan pendapatan pasif dari pasar sewa.

Program SuPPer Sensational PPrize 2 berlangsung mulai 1 Oktober 2026 hingga 31 Desember 2027.

Dalam program tersebut, konsumen berkesempatan mengikuti pengundian 1 unit Wuling Air EV pada Undian 1 dan 1 unit Jaecoo J7 SHS-P pada Undian 2, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di luar daya tarik hadiah tersebut, Gunung Putri Apartment juga menawarkan pendekatan investasi berbasis rental income.

26 UMKM Binaan PLN Raup Omzet Ratusan Juta Selama FIFA ASEAN Cup 2026

Lokasinya yang berada di kawasan Gunung Putri, Jalan Mercedes Benz No.257, Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dikelilingi oleh sekitar 250 perusahaan nasional dan multinasional yang membentuk pasar hunian dari kalangan pekerja dan profesional di sekitarnya.

Marketing Manager 1 Gunung Putri Apartment, Agus Riyadi, mengatakan konsumen properti kini semakin memperhatikan kemampuan sebuah unit untuk menghasilkan arus kas, bukan sekadar mengandalkan kenaikan harga aset.

โ€œBanyak konsumen mulai melihat properti dari sisi produktivitas aset. Bukan hanya berapa harga belinya, tetapi apakah unit tersebut punya pasar sewa yang jelas, berapa potensi cash flow-nya, dan bagaimana prospek return dalam jangka panjang. Itu yang menjadi salah satu kekuatan Gunung Putri Apartment,โ€ ujar Agus dalam keterangan yang diterima, Selasa (06/10/2026).

Potensi Sewa Sekitar Rp2,5 Jutaan per Bulan

Menurut Agus, dengan basis pasar dari kawasan industri di sekitarnya, unit apartemen di Gunung Putri Apartment memiliki potensi untuk dipasarkan sebagai hunian sewa.

Berdasarkan positioning pasar yang dikembangkan Gunung Putri Apartment, nilai sewa unit berpotensi berada di kisaran Rp2,5 jutaan per bulan, tergantung tipe unit, kondisi furnitur, masa sewa, serta dinamika permintaan pasar.

Tamsy Tour Gelar Bussines Partner Ghatering 2026, Libatkan UMKM Depok

“Jika diasumsikan unit dapat disewakan secara konsisten pada kisaran tersebut, pemilik berpeluang memperoleh gross rental income sekitar Rp30 juta per tahun sebelum memperhitungkan biaya operasional, service charge, periode kekosongan unit, pajak, dan biaya pemeliharaan,” jelasnya.

Lanjut Agus, menjelaskan, dalam investasi properti, pendapatan tersebut umumnya menjadi salah satu komponen untuk mengukur rental yield, yaitu perbandingan antara pendapatan sewa tahunan dengan nilai pembelian properti.

Sebagai ilustrasi, apabila sebuah unit dibeli dengan nilai sekitar Rp200 jutaan dan mampu menghasilkan pendapatan sewa bruto Rp30 juta per tahun, maka potensi gross rental yield dapat berada di kisaran belasan persen per tahun.

“Angka aktual tentunya akan berbeda bergantung pada harga pembelian, tingkat okupansi dan biaya yang dikeluarkan pemilik,” terangnya.

Marketing Manager 2 Gunung Putri Apartment, Satrio Pamungkas, mengatakan perhitungan tersebut membuat konsumen dapat melihat properti secara lebih terukur.

Dari Warisan Jadi Gaya Kekinian, Shopee Ajak Generasi Muda Rayakan Festival Batik Nusantara

โ€œInvestor sekarang semakin kritis. Mereka sudah familiar dengan istilah ROI, yield, cash flow sampai occupancy rate. Karena itu, kami ingin konsumen melihat bahwa keputusan membeli unit sebaiknya berbasis data dan pasar. Selama ada demand yang nyata, properti punya peluang untuk menjadi aset yang bekerja,โ€ paparnya.

Cicilan dan Pendapatan Sewa Menjadi Pertimbangan Investor

Selain nilai sewa, investor properti umumnya juga mempertimbangkan hubungan antara cash inflow dari penyewa dan cash outflow berupa cicilan maupun biaya pengelolaan unit.

Pada kondisi tertentu, apabila pendapatan sewa dapat menutup sebagian besar kewajiban bulanan pemilik, maka properti dapat memiliki karakter self-liquidating asset, yakni aset yang sebagian pembiayaannya terbantu oleh pendapatan yang dihasilkan aset tersebut.

Meski demikian, Agus menekankan bahwa perhitungan investasi tetap perlu dilakukan secara realistis.

โ€œKami tidak ingin investasi properti dipahami sebagai sesuatu yang otomatis memberikan keuntungan. Tetap ada faktor okupansi, biaya perawatan, service charge hingga kondisi pasar. Tetapi ketika lokasi memiliki basis pengguna yang nyata, peluang untuk mendapatkan cash flow menjadi lebih terukur,โ€ ungkapnya.

Konsep One Stop and Comfort Living

Berada di tengah kawasan industri
Gunung Putri Apartment dikembangkan dengan konsep One Stop and Comfort Living di atas lahan sekitar 2,1 hektare.

Kawasan ini dikelilingi sekitar 250 perusahaan nasional dan multinasional dari berbagai sektor industri. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung kebutuhan hunian bagi pekerja yang ingin tinggal lebih dekat dari lokasi kerja.

Gunung Putri Apartment juga menyediakan sejumlah pilihan unit mulai dari studio, satu kamar tidur hingga dua kamar tidur. Fasilitas kawasan meliputi lobby, jogging track, taman, outdoor gym, area parkir, access card serta area komersial.

Menurut Satrio, pasar pekerja menjadi salah satu segmen yang relevan bagi investor yang mempertimbangkan unit untuk disewakan.

โ€œDalam investasi sewa, yang dicari sebenarnya sederhana: siapa calon penyewanya dan apakah jumlahnya cukup besar. Kehadiran kawasan industri membuat Gunung Putri Apartment memiliki captive market yang relatif jelas. Ini yang membedakan properti produktif dengan properti yang hanya mengandalkan kenaikan harga,โ€ ungkapnya.

Mengukur ROI Properti Secara Lebih Menyeluruh

Selain rental yield, investor juga dapat memperhitungkan Return on Investment atau ROI dari kombinasi pendapatan sewa dan potensi kenaikan nilai properti dalam jangka panjang.

Namun, perhitungan ROI idealnya tidak hanya menggunakan harga beli dan pendapatan sewa. Investor perlu memasukkan biaya-biaya seperti furnishing, service charge, pemeliharaan, pajak hingga potensi periode unit tidak tersewa.

Dengan pendekatan tersebut, calon pembeli dapat membandingkan properti dengan instrumen investasi lainnya secara lebih objektif.

Bagi konsumen yang memang tengah mencari properti untuk ditempati maupun dikembangkan menjadi aset sewa, program SuPPer Sensational PPrize 2 menjadi nilai tambah selama periode pembelian berlangsung.

Agus menambahkan, hadiah mobil bukan satu-satunya pertimbangan yang ingin ditawarkan melalui program tersebut.

“Kesempatan mendapatkan mobil tentu menarik, tetapi nilai utamanya tetap berada pada aset yang dibeli konsumen. Harapannya, pembeli bukan hanya mendapatkan unit hari ini, tetapi memiliki aset yang dapat memberikan manfaat finansial dalam jangka panjang,โ€ pungkas Agus.

Dengan dukungan kawasan industri, basis calon penyewa, serta potensi pendapatan sewa, Gunung Putri Apartment ingin memperkuat posisinya sebagai hunian yang tidak hanya dapat ditempati, tetapi juga dipertimbangkan sebagai income-generating property. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom