Galeri Sekolah
Beranda » Berita » PresGo Culture Week 2026, Ajak Siswa SD Prestasi Global Depok Mengenali Budaya Jawa dan Pesona Batik Nusantara

PresGo Culture Week 2026, Ajak Siswa SD Prestasi Global Depok Mengenali Budaya Jawa dan Pesona Batik Nusantara

SD Prestasi Global Depok menyelenggarakan PresGo Culture Week 2026 di Dome Al-Farabi, pada 13–15 Oktober 2026. (Foto: Dok PresGo)

RUZKA INDONESIA — SD Prestasi Global menggelar PresGo Culture Week 2026 di Dome Al-Farabi, pada 13–15 Oktober 2026.

Mengusung tema “Jejak Budaya Jawa, Pesona Batik Nusantara”, kegiatan ini mengajak siswa untuk mengenal, mencintai, sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia sejak dini.

Sebagai Modern Islamic School dan Sekolah Digital Kreatif, SD Prestasi Global menghadirkan pengalaman belajar yang memadukan edukasi budaya dengan aktivitas kreatif dan menyenangkan.

Selama tiga hari, siswa dari setiap fase mengeksplorasi kekayaan budaya daerah melalui beragam kegiatan, mulai dari pertunjukan tari tradisional, dongeng, perlombaan, hingga praktik membatik.

Setiap fase mendapatkan pengalaman berbeda sesuai dengan tema budaya yang dipelajari.

Principal Westwood Secondary School Singapura Mr Brian Tan: Bangga Berkolaborasi dengan Cakra Buana School

Tiga Fase, Pengalaman Berbeda

Pada Selasa, 13 Oktober 2026, siswa Fase A kelas 1 dan 2 mengenal budaya Jawa Barat.

Rangkaian kegiatan dimeriahkan dengan penampilan Tari Manuk Dadali, Tari Bubuy Bulan oleh para guru, serta dongeng yang dibawakan Kak Ulil.

Siswa juga mengikuti lomba fashion show putra dan putri. Sebagai kegiatan penutup, mereka berkreasi membuat batik bermotif kawung pada dompet menggunakan canting dan cat air.

Kenal budaya, tumbuhkan rasa bangga
berlanjut pada Rabu, 14 Oktober 2026, giliran siswa Fase B kelas 3 dan 4 yang mengeksplorasi budaya Jawa Tengah.

Mereka menyaksikan Tari Gambang Suling, penampilan Tari Lir-Ilir oleh para guru, serta mendengarkan dongeng dari Kak Lea.

Sekolah Bintara dan Cakra Buana Depok Gelar Program Pertukaran Pelajar dengan Singapura dan Malaysia

Keseruan berlanjut melalui lomba menyanyi lagu daerah. Setelah itu, siswa menghias tempat pensil dengan motif batik Madura menggunakan kuas dan cat air.

Sementara itu, pada Kamis, 15 Oktober 2026, siswa Fase C kelas 5 dan 6 berkenalan dengan budaya Jawa Timur.

Mereka menikmati penampilan Tari Rek Ayo Rek, Tari Tanduk Majeng oleh para guru, serta dongeng yang dibawakan Kak Lea.

Untuk mengasah pengetahuan tentang budaya daerah, siswa juga mengikuti lomba cerdas cermat budaya Jawa.

Kegiatan kemudian ditutup dengan aktivitas menghias tote bag bermotif batik simbut.

Kepala TK Prestasi Global Depok Sulistiowarti Raih STEM Leader Award di KRON 2026

Mengenal Beragam Kesenian dan Tradisi Nusantara

Melalui PresGo Culture Week 2026, siswa tidak hanya mengenal beragam kesenian dan tradisi Nusantara, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung.

Perpaduan pertunjukan, cerita, perlombaan, dan kegiatan membatik diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia sekaligus mendorong kreativitas siswa dalam melestarikan warisan budaya bangsa. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom