RUZKA INDONESIA โ Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte alias Batara dikabarkan meninggal dunia, Minggu (18/10/2026).
Kabar kepergian eks jenderal bintang dua tersebut disampaikan keluarganya. Fenny Halim, keponakan almarhum, mengaku berduka atas kabar tersebut.
“Kami sangat berduka atas meninggalnya paman tercinta kami, Napoleon Bonaparte. Semoga Allah SWT mengampuni semua dosanya, menerima amal baiknya, menganugerahkan kedamaian abadi kepadanya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di Jannatul Firdaus,” tutur Fenny di Jakarta.
Fenny pun memohon ampunan atas segala kesalahan yang mungkin dilakukan almarhum, baik disengaja maupun tidak.
“Beristirahatlah dengan tenang, Paman tersayang. Kau akan selalu dikenang di hati kami,” ujarnya.
Almarhum menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI), Depok, Jawa Barat.
Nama Napoleon sempat menjadi sorotan publik setelah menjadi pelaku penganiayaan terhadap M Kece. Keduanya merupakan penghuni Rutan Bareskrim Polri. Kece adalah tersangka kasus dugaan penistaan agama, sedangkan Napoleon merupakan terpidana kasus korupsi suap penghapusan red notice Djoko Tjandra.
Dalam pemeriksaan terungkap, selain memukul Kece, Napoleon juga melumuri wajah dan tubuh korban dengan kotoran manusia yang sudah disiapkan. Alumnus Akpol 1988 itu mengaku siap bertanggung jawab atas perbuatannya. ***
Jurnalis: Sofyan Hadi
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com



Komentar