RUZKA INDONESIA — Sebanyak 58 taruna dan taruni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi melakukan kunjungan praktik lapangan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor.
Kunjungan tersebut bertujuan memberikan pemahaman langsung mengenai fasilitas pelayanan transportasi daerah, khususnya proses pengujian kendaraan bermotor atau uji KIR.
Dalam kegiatan tersebut, para taruna dan taruni mengunjungi Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor Dishub Kabupaten Bogor untuk mengenal berbagai peralatan pengujian serta memahami standar kelayakan kendaraan yang beroperasi di jalan raya, Jumat (16/10/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Uji Berkala Kendaraan Bermotor Dishub Kabupaten Bogor, Jaya, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para taruna dan taruni untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti pembelajaran di kelas.
Menurutnya, pemahaman mengenai proses pengujian kendaraan bermotor sangat penting agar para calon insan transportasi dapat mengetahui tahapan pemeriksaan kendaraan secara langsung di lapangan.
โIntinya, para taruna dan taruni ini bisa mengetahui kendaraan apa saja yang diuji, mulai dari pemeriksaan emisi gas buang, brake tester atau pengujian rem, speedometer, hingga play detector untuk memeriksa komponen tertentu pada kendaraan,โ ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap tahapan pengujian memiliki standar dan ambang batas yang harus dipenuhi untuk memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Melalui praktik lapangan tersebut, para taruna diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya pengujian berkala kendaraan bermotor dalam mendukung keselamatan berlalu lintas.
Dapat Banyak Pengetahuan
Sementara itu, Danton STTD Bekasi, Ramel, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dishub Kabupaten Bogor yang telah menerima rombongan taruna dan taruni dalam kegiatan kunjungan tersebut.
Ia mengungkapkan, para peserta mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama mengenai fungsi peralatan pengujian, hasil pemeriksaan kendaraan, serta ambang batas yang menjadi acuan dalam setiap tahapan pengujian.
โKami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor yang telah menerima kunjungan kami. Dari kegiatan ini, kami bisa mengetahui berbagai peralatan dan hasil pengujian, seperti pengujian rem dan lainnya, termasuk ambang batas yang harus dipenuhi dalam setiap pemeriksaan,โ kata Ramel.
Menurutnya, pengalaman praktik secara langsung tersebut sangat bermanfaat bagi para taruna dan taruni sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja di bidang transportasi pada masa mendatang.
Ramel, juga berharap pelayanan dan fasilitas pengujian kendaraan bermotor di seluruh Indonesia semakin berkembang, didukung peralatan yang memadai serta peningkatan kualitas pelayanan.
โHarapan kami, Dinas Perhubungan di seluruh Indonesia semakin maju dan terus mengembangkan berbagai fasilitas serta metode pengujian kendaraan bermotor demi mendukung keselamatan transportasi,โ pungkasnya.
Upaya Perkuat Keterkaitan
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dan praktik di lapangan.
Dengan mengenal langsung proses pengujian kendaraan bermotor, para taruna dan taruni diharapkan semakin memahami peran penting pengujian berkala dalam mewujudkan kendaraan yang aman dan berkeselamatan di jalan raya. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar