Nasional
Beranda ยป Berita ยป Dimulai Serentak Hari Ini, Prof. Zudan Pastikan Sistem CAT BKN Jamin Transparansi SKD Sekolah Kedinasan

Dimulai Serentak Hari Ini, Prof. Zudan Pastikan Sistem CAT BKN Jamin Transparansi SKD Sekolah Kedinasan

Kepala BKN, Prof. Zudan, menyampaikan bahwa BKN menghadirkan proses SKD yang sudah teruji transparansinya dalam pengadaan CASN, yakni dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Humas BKN, Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan 2026 serentak dimulai Selasa 22 September dan terjadwal akan berlangsung hingga 7 Oktober 2026.

Tercatat 103.647 peserta akan mengikuti tahap SKD setelah sebelumnya dinyatakan lolos tahap administrasi.

Untuk memastikan tahap SKD berjalan lancar, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan 36 titik lokasi ujian SKD di semua kantor BKN untuk menjangkau peserta di seluruh wilayah Indonesia.

Pada saat membuka secara resmi pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan se-Indonesia, Kepala BKN, Prof. Zudan, menyampaikan bahwa BKN menghadirkan proses SKD yang sudah teruji transparansinya dalam pengadaan CASN, yakni dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Untuk mendapatkan kader terbaik hanya bisa dilakukan dengan cara seleksi terbaik. Kita awali seleksi terbaik ini BKN. Seleksi terbaik ini bisa dilakukan apabila potensi terbaik anak-anakku semua bisa tergali, mengerjakan dengan kemampuan terbaik dan hasilnya tidak bisa diintervensi,โ€ tegasnya saat membuka pelaksanaan SKD secara daring maupun luring di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Selasa (22/09/2026).

Pemprov Jabar Bersama Pemkot Depok Gelar Job Fair Online, Live TikTok Bareng KDM

Transparansi

Prof. Zudan mengatakan hasil pengerjaan peserta juga dapat diketahui secara langsung setelah menyelesaikan soal, termasuk nilai dan urutan hasil seleksi.

Transparansi hasil ini juga dilengkapi dengan kemudahan live skor yang dapat diakses kapan pun dan di mana pun melalui official YouTube seluruh kantor BKN sesuai wilayah titik lokasi.

Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menggali kemampuan peserta secara optimal sekaligus menjaga hasil seleksi agar objektif.

Di samping itu, Prof. Zudan mengimbau peserta untuk mengikuti proses seleksi dengan tenang, fokus, dan percaya diri.

Peserta diminta untuk tidak mempercayai pihak yang menjanjikan dapat membantu atau memengaruhi hasil seleksi.

Polres Majalengka Ungkap 20 Kasus dalam Sebulan, Enam dari 40 Tersangka Residivis

Ia juga menegaskan bahwa hasil CAT dapat diketahui secara langsung sehingga peserta cukup mengandalkan kemampuan sendiri selama mengikuti ujian.

BIN dsn BMKG

Untuk di titik lokasi BKN Pusat sendiri, hari pertama SKD diikuti peserta yang melamar di sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN), dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Adapun pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan 2026 sendiri dilaksanakan di berbagai titik lokasi ujian dengan memanfaatkan seluruh kantor BKN se-Indonesia, mulai dari BKN Pusat, Kantor Regional I s.d XIV, dan kantor UPT BKN dari wilayah barat sampai timur. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

12 Tahun Terjerat Kasus Hukum di Sharjah, PMI Asal Majalengka Nenah Arsinah Masih Menanti Kepastian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom