Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป Eksistensi Lembaga Pemikir Terancam, Apa Dampaknya bagi Kebijakan Publik?

Eksistensi Lembaga Pemikir Terancam, Apa Dampaknya bagi Kebijakan Publik?

Ilustrasi thing tank (lembaga pemikir). Is

RUZKA INDONESIA โ€“ Di tengah tantangan perumusan kebijakan publik yang semakin kompleks, lembaga pemikir (think tank) berperan penting dalam menghasilkan riset dan analisis berbasis bukti yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pembuat kebijakan. Namun, ketika kebutuhan terhadap analisis berbasis bukti semakin besar, sektor think tank secara global justru menghadapi tekanan untuk mempertahankan keberlanjutan organisasinya.

Kondisi tersebut tercermin dalam laporan State of the Sector Report 2026 yang diterbitkan oleh On Think Tanks (OTT). Laporan edisi ketujuh ini menunjukkan bahwa hanya 18,7% think tank memperkirakan sektor ini akan tumbuh dalam satu tahun ke depan, sementara 34,4% memperkirakan akan terjadi kontraksi.

Chief Executive Officer (CEO) Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Anton Rizki Sulaiman, menegaskan bahwa dalam menghadapi berbagai tantangan dewasa ini, keberlanjutan think tank bukan persoalan pendanaan semata.

“Temuan State of the Sector (SOS) Report 2026 menunjukkan bahwa think tank menghadapi tantangan yang semakin besar untuk mempertahankan keberlanjutan organisasinya. Kondisi ini menegaskan pentingnya memperkuat kapasitas dan beradaptasi dengan perubahan agar kami dapat terus menghadirkan riset yang independen dan berbasis bukti,” ujar Anton di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Temuan lain dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa dua dari lima think tank memiliki cadangan operasional kurang dari tiga bulan, sementara hanya 18,4% yang mengandalkan pendanaan inti (core funding) sebagai sumber utama pembiayaan.

Pacu Potensi Ekonomi Masyarakat Sukabumi, UI Kembangkan Kopi Biji Hanjeli Bernutrisi Bebas Kafeein dan Gluten

Laporan tersebut juga mengidentifikasi pengelolaan sumber daya manusia sebagai tantangan utama, mulai dari kekurangan keterampilan, kesulitan mempertahankan talenta, hingga transisi kepemimpinan. Pada saat yang sama, adopsi kecerdasan buatan (AI) terus meningkat hingga mencapai 83,9% pada 2026. Meski membuka peluang baru bagi organisasi, isu etika, keandalan, dan kesesuaian penggunaan teknologi menjadi perhatian utama.

Pendiri dan Direktur On Think Tanks, Enrique Mendizabal, menilai temuan-temuan tersebut menguji anggapan bahwa ketersediaan sumber daya selalu berbanding lurus dengan keyakinan terhadap masa depan sektor.

โ€œKetahanan think tank akan bergantung pada kemampuan memahami perubahan yang sedang terjadi dan beradaptasi terhadapnya, bukan mengandalkan model lama yang belum tentu relevan untuk masa depan,โ€ katanya.

Sementara itu, CIPS melihat temuan dalam State of the Sector Report 2026 mempertegas pentingnya memastikan ketahanan organisasi berjalan seiring dengan kemampuan menjaga kualitas studi dan rekomendasi kebijakan.

Keberadaan think tank juga penting di tengah masyarakat, terutama untuk memastikan riset dan analisis berbasis bukti tetap tersedia dalam proses perumusan kebijakan dan diskusi publik. Melalui rekomendasi kebijakan yang dihasilkan, think tank dapat membantu memperkaya pemahaman mengenai berbagai pilihan kebijakan serta dampaknya, sehingga keputusan yang diambil dapat lebih responsif terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat.

Lewat Electrifying Agriculture, Tekan Biaya Listrik dan Jaga Panen Petani Bekasi

“Di tengah berbagai tantangan dan perubahan dinamis yang dihadapi think tank secara global, CIPS berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui advokasi riset dan rekomendasi kebijakan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih bebas dan sejahtera,” tutup Anton Rizki. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom