RUZKA INDONESIA — Perayaan ulang tahun ke-47 Kepala Desa Palabuan, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Nana Supriatna, berlangsung dengan cara yang tak biasa.
Alih-alih merayakan hari kelahirannya dengan pesta, Nana yang akrab disebut Kuwu Sultan justru memberikan hadiah untuk masyarakat berupa sebuah masjid.
Masjid bernama Al Amanah tersebut dibangun menggunakan uang pribadi Nana Supriatna dan kemudian dihibahkan untuk digunakan masyarakat Desa Palabuan.
Masjid yang berdiri tepat di seberang Balai Desa Palabuan itu diresmikan langsung oleh Nana Supriatna pada Minggu (30/8/2026). Prosesi peresmian ditandai dengan gunting pita bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ujungjaya.
Yang membuat Masjid Al Amanah semakin menarik adalah desain bangunannya. Masjid tersebut mengusung konsep arsitektur bernuansa Masjid Demak, dengan penggunaan kayu jati sebagai salah satu material utama bangunan.
Menurut Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Palabuan, konsep tersebut tergolong unik dan disebut menjadi satu-satunya masjid dengan tema Demak di Kabupaten Sumedang. Bahkan, di wilayah Majalengka yang berbatasan langsung dengan Sumedang, masjid dengan konsep serupa disebut belum ditemukan.
Meski sudah diresmikan, pembangunan Masjid Al Amanah belum sepenuhnya selesai. Sejumlah bagian masih dalam tahap finishing, termasuk pemberian pritur pada kayu serta penyempurnaan beberapa ornamen.
Nana mengatakan, sejak awal masjid tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat. Ia berharap warga dapat memanfaatkannya secara maksimal, bukan hanya untuk salat berjamaah, tetapi juga berbagai kegiatan keagamaan.
“Silakan masjid digunakan sepenuhnya untuk masyarakat. Mungkin nantinya untuk acara ijab kabul nikah dan kegiatan agama lainnya,” kata Nana.
Ingin Palabuan Jadi Desa Wisata
Nana mengatakan pembangunan Masjid Al Amanah merupakan bagian dari ikhtiarnya bersama jajaran pemerintah desa untuk membangun Palabuan.
Ia berharap Desa Palabuan ke depan dapat berkembang menjadi desa yang mandiri dan memiliki daya tarik tersendiri.
Menurutnya, Palabuan sebenarnya memiliki sejumlah potensi yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata. Salah satunya adalah sirkuit motocross yang saat ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Tidak semua tahu Desa Palabuan. Nah, saya ingin ke depannya membuat destinasi wisata. Kebetulan kita sudah ada sirkuit motocross yang dikelola oleh BUMDes,” ujarnya.
Selain sirkuit motocross, pemerintah desa juga merencanakan pembangunan sejumlah fasilitas penunjang, seperti jogging track dan mini cooper.
Nana berharap berbagai potensi tersebut dapat dikembangkan secara bertahap sehingga Palabuan semakin dikenal dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Ultah Dirangkai Santunan Anak Yatim
Tak hanya hibah masjid, momentum ulang tahun ke-47 Nana Supriatna juga diisi dengan kegiatan sosial.
Pemerintah Desa Palabuan memberikan santunan kepada anak yatim serta membagikan ratusan bingkisan kepada warga lanjut usia.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud syukur atas bertambahnya usia Nana.
Bagi Nana, pembangunan desa bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat.
Kini, Masjid Al Amanah yang dibangun dari uang pribadinya itu diserahkan sepenuhnya kepada warga Palabuan untuk menjadi tempat ibadah sekaligus pusat berbagai kegiatan keagamaan masyarakat. (***)
Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


