RUZKA INDONESIA โ Krida RASA Duta Bahasa DKI Jakarta memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia melalui kegiatan kuliner. Peserta diajak memasak, mengenal kosakata, serta memahami cerita dan nilai budaya di balik hidangan khas Indonesia.
Dalam kegiatan yang digelar pada Rabu, 27 Agustus 2026 ini, peserta membuat soto Betawi dan bir pletok sebagai bagian dari pembelajaran bahasa yang kreatif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Krida RASA atau Ruang Bahasa dan Budaya Nusantara merupakan inisiatif Duta Bahasa DKI Jakarta untuk menghadirkan pembelajaran bahasa melalui pengalaman budaya. Peserta tidak hanya mempelajari istilah, instruksi, dan percakapan terkait proses memasak, tetapi juga mengenal sejarah, identitas, serta nilai budaya yang melekat pada kuliner khas Jakarta.
Kegiatan ini turut dihadiri Duta Besar (Dubes) Palestina untuk RI, Abdalfatah A.K. Al-Sattari, Wakil Duta Besar Kedutaan Thailand di Jakarta, Hathaichanok Riddhagni Frumau, dan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Devyanti Asmalasari. Kehadiran para tamu memperkuat posisi kuliner sebagai bagian dari diplomasi budaya dan sarana membangun hubungan antarmasyarakat.
Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Al-Sattari menilai pengalaman budaya seperti RASA dapat membuka ruang interaksi yang lebih dekat.
โMakanan adalah bahasa universal yang dapat mempertemukan orang-orang dari berbagai negara. Melalui makanan, kita dapat mengenal sejarah, tradisi, dan nilai-nilai yang hidup dalam sebuah masyarakat. Kegiatan seperti RASA menunjukkan bahwa hubungan antarmasyarakat dapat dibangun melalui pengalaman budaya yang sederhana, tetapi bermakna,โ ujar Abdalfatah.
Perspektif serupa disampaikan Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Thailand Hathaichanok Riddhagni Frumau.
โHubungan Indonesia dan Thailand tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga melalui hubungan antarmasyarakat. Bahasa, makanan, dan kebudayaan menjadi jembatan yang memungkinkan masyarakat kedua negara saling mengenal dengan lebih dekat. Kegiatan seperti RASA merupakan contoh baik dari diplomasi budaya yang melibatkan generasi muda,โ kata Hathaichanok.
Belajar Bahasa Lewat Dapur
Dalam kegiatan RASA, peserta membuat soto Betawi dan bir pletok sambil mempelajari kosakata terkait bahan makanan, peralatan, teknik memasak, rasa, serta proses penyajian. Bahasa digunakan langsung melalui instruksi, percakapan, dan interaksi.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Devyanti Asmalasari, mengatakan bahasa Indonesia akan lebih mudah dipelajari lewat pengalaman sehari-hari.
โMelalui Krida RASA, pemelajar BIPA tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga mengenal Indonesia melalui makanan, cerita, dan budaya yang ada di dalamnya. Dari makanan, kita dapat memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia sekaligus membuka ruang untuk saling mengenal. Dari sana, bahasa Indonesia dapat hadir lebih dekat di tengah masyarakat dunia,โ ujar Devyanti.
Sebagai bagian kegiatan, peserta menerima buku pengayaan Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Buku ini memuat aktivitas pembelajaran bahasa, rekomendasi tempat soto Betawi, serta panduan memasak makanan Indonesia lainnya.
Dengan demikian, buku tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga membuka wawasan mengenai potensi kuliner sebagai kegiatan yang bernilai ekonomi.
โKami ingin menunjukkan bahwa bahasa dapat dipelajari melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Saat peserta memasak soto Betawi dan bir pletok, berinteraksi, serta mengenal cerita di balik makanan tersebut, mereka juga sedang mempelajari bahasa dan budaya Indonesia,โ ujar Nuel, perwakilan Duta Bahasa DKI Jakarta di tingkat nasional.
RASA menjadi salah satu bentuk nyata semangat โJakarta Menduniaโ. Duta Bahasa DKI berharap kerja sama dengan kedutaan besar dapat terus dikembangkan untuk memperluas pertukaran budaya dan mengenalkan bahasa Indonesia ke masyarakat internasional.
Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran bahasa dapat dilakukan melalui kuliner. Dengan menggabungkan praktik, interaksi, bahan ajar, dan budaya, RASA menghadirkan cara belajar bahasa yang lebih aktif, aplikatif, dan berkelanjutan.
RASA merupakan krida yang dikembangkan Duta Bahasa DKI Jakarta dengan memanfaatkan kuliner sebagai medium memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia. Melalui pendekatan interaktif dan kontekstual, RASA mendorong peserta menggunakan bahasa secara langsung dalam aktivitas budaya, sekaligus mengenal potensi kuliner Indonesia sebagai bagian dari ekonomi kreatif. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com












