RUZKA INDONESIA โ Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi memberikan klarifikasi terkait video viral dirinya yang menyebut ke Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bahwa Pemilu 2029 akan datang lebih awal.
Budi Arie menegaskan bahwa pernyataan dalam forum internal tersebut merupakan hasil analisa pribadi dan tidak ada kaitannya dengan pihak mana pun.
โTetapi kita juga menyadari, itu tadi konteksnya itu pernyataan pribadi saya, dari analisis perkembangan yang terjadi di masyarakat,โ ucap Budi Arie di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Budi Arie menyampaikan tiga poin penting. Pertama, pernyataan dan analisa yang viral tersebut merupakan pandangan pribadinya. โPada kesempatan ini saya ingin menyampaikan satu, pernyataan dan analisa tersebut merupakan pernyataan dan analisa pribadi saya,โ tegasnya.
Kedua, pernyataannya itu tidak memiliki hubungan maupun kaitan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. โPernyataan tersebut tidak ada hubungan dan mengkaitkannya dengan Bapak Joko Widodo,โ sambungnya.
Ketiga, ia menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab. โSaya siap bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi karena analisa dan pernyataan saya tersebut. Terima kasih. Jaga terus persatuan Indonesia,โ ucap Budi Arie.
Sebelumnya, pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan dinamika politik terjadi โlebih cepat dari 2029โ disampaikan dalam forum silaturahmi bersama Presiden ke-7 RI Jokowi dan para relawan.
Video berdurasi sekitar 1 menit 47 detik* itu mulai ramai beredar pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Dalam video tersebut, Budi Arie mengatakan sempat membisikkan kepada Jokowi, โPak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?โ Ia kemudian bertanya kepada peserta forum bagaimana jika terjadi โpercepatanโ ketika semua orang masih berbicara mengenai Pemilu 2029.
Budi Arie juga menyinggung adanya โanomaliโ di masyarakat, keresahan ekonomi, sejumlah demonstrasi, dan kemungkinan terjadinya โpatahan sejarahโ.
Ia membandingkan situasi tersebut dengan perubahan politik menjelang Reformasi 1998 dan mengingatkan bahwa Pemilu 1997 kemudian diikuti Pemilu 1999. Ia menyebut hal tersebut sebagai insting politiknya dan mengajak para relawan untuk tidak hanya memikirkan skenario politik konvensional menuju 2029.
Karena video menampilkan Budi Arie duduk di sebelah Jokowi dan ia sendiri mengatakan telah menyampaikan insting tersebut kepada Jokowi, pernyataan itu kemudian menimbulkan spekulasi bahwa ucapan tersebut berkaitan dengan sikap atau pandangan Jokowi. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com












