RUZKA INDONESIA — Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan mengunjungi Fuel Terminal (FT) Reo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur pada hari Rabu (26/8/2026), yang sempat mengalami kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi terkini fasilitas penyimpanan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) tersebut sekaligus memberikan dukungan moral kepada para pekerja yang bertugas di lapangan.
Dalam kunjungannya, Komut mendengarkan langsung kesaksian para perwira Pertamina yang berada di lokasi saat gempa terjadi.
Cerita detik-detik guncangan hebat yang mengakibatkan terjadinya sejumlah kerusakan dibeberapa titik pada infrastruktur di FT Reo tersebut disampaikan secara langsung oleh Fuel Terminal Manajer, Mumu Najmudin.
“Mental kami sebelumnya hanya tersisa 30 persen, namun dengan kehadiran pa Komut hari ini di sini, memompa semangat kami menjadi 110 persen,” ungkap Mumu.
Iriawan mengaku sengaja mempercepat jadwal kunjungannya ke FT Reo. Semula agenda tersebut direncanakan berlangsung keesokan hari, namun ia memutuskan untuk datang lebih awal setelah menyelesaikan tugasnya di Jakarta.
โSaya mohon maaf baru bisa sekarang, karena kemarin ada beberapa tugas yang harus saya selesaikan di Jakarta, dan hari ini saya putuskan berangkat ke sini yang tadinya diagendakan besok,โ ujar Iriawan di hadapan para perwira FT Reo.
Kepada seluruh petugas yang bertahan menjalankan operasional di tengah kondisi pascagempa, Iriawan menyampaikan rasa bangga, haru, sekaligus apresiasi yang tinggi.
Ia menegaskan bahwa keberlangsungan pasokan energi di wilayah tersebut tidak akan berjalan tanpa kegigihan para pekerja di lapangan.
โTanpa kalian, tidak akan ada energi di sekitar sini. Karena teman-temanlah, para pejuang energi yang sebenarnya, semua yang ada di sini pejuang energinya,โ kata Iriawan.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyoroti ketahanan mental para petugas yang tetap bertahan menjalankan tugas meski berada dalam situasi sulit pascabencana.
Ia bahkan menyamakan mental para pekerja tersebut dengan mental prajurit pasukan khusus TNI.
โKalau yang lain mungkin sudah pada lari semua, tapi kalian punya mental yang baja ya. Mungkin sekelas Kopassus lah, kurang lebih begitu ya. Hanya bedanya kalian Kopassusnya di Pertamina,โ ucapnya, disambut tawa para pekerja yang hadir.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut, Iwan Bule menyatakan akan menyampaikan hal ini kepada jajaran Direksi Pertamina agar para petugas FT Reo mendapatkan penghargaan khusus.
Ia menilai kemampuan bertahan di tengah situasi serba sulit pascagempa merupakan bukti mental luar biasa yang dimiliki para pekerja.
โKami akan bicara sama Direksi untuk memberikan penghargaan kalian semua yang ada di sini. Kalian patriot. Patriot itu pejuang yang luar biasa, yang tidak lelah, tidak takut, tidak menyerah,โ tegasnya.
Iwan Bule juga menyampaikan apresiasi khusus kepada tim tanggap darurat dari Regional Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara) yang bergerak cepat membantu penanganan pascagempa di FT Reo.
Di akhir kunjungannya, Iwan Bule berpesan agar seluruh petugas tetap semangat menjalankan tugas dan menyampaikan doa untuk keselamatan mereka.
“Selamat bertugas. Insya Allah Yang Maha Kuasa akan bersama kalian. Kami akan mendoakan kalian,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com












