Kolom
Beranda ยป Berita ยป Kabinet Ekonomi Depok: Saatnya Menyatukan Seluruh Kekuatan Ekonomi Kota

Kabinet Ekonomi Depok: Saatnya Menyatukan Seluruh Kekuatan Ekonomi Kota

JiAcep/Inisiator PINBAS (Pusat Inkubasi Bisnis Syariah) MUI Kota Depok. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

Oleh: JiAcep
Inisiator PINBAS (Pusat Inkubasi Bisnis Syariah) MUI Kota Depok

RUZKA INDONESIA — Pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Depok seharusnya tidak berhenti pada siapa yang memperoleh suara terbanyak.

Lebih penting dari itu, bagaimana proses tersebut mampu melahirkan semangat baru untuk membangun ekonomi Kota Depok secara bersama-sama.

Saya memiliki sebuah gagasan yang saya sebut Kabinet Ekonomi Depok.

Dalam beberapa waktu terakhir, ruang publik telah mengenal sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin KADIN Kota Depok, di antaranya Rudi Malau, Dr. Karlina, Andi Tatang Supriadi, dan Dian Nurfarida.

Catatan Cak AT: Koperasi Tanpa Pijakan

Selain tentu masih terbuka peluang bagi figur-figur lain yang memiliki kompetensi dan komitmen terhadap kemajuan dunia usaha.

Semakin banyak putra-putri terbaik yang bersedia maju, semakin menunjukkan bahwa KADIN merupakan organisasi yang memiliki daya tarik dan menjadi wadah strategis bagi pembangunan ekonomi daerah.

Bagi saya, yang terpenting bukanlah siapa yang akhirnya terpilih, melainkan bagaimana seluruh tokoh tersebut tetap menjadi satu kekuatan setelah Musyawarah Kota selesai.

Kota Depok membutuhkan Kabinet Ekonomi Depok, yaitu kolaborasi seluruh kekuatan ekonomi tanpa memandang organisasi, profesi, maupun siapa yang memenangkan kontestasi. Ketua KADIN adalah nahkodanya, tetapi kapal besar bernama ekonomi Depok harus digerakkan bersama.

Memiliki Pengalaman

Karena itu, Ketua KADIN terpilih hendaknya merangkul seluruh kandidat untuk menjadi bagian dari kepengurusan sesuai kompetensi masing-masing.

Catatan Cak AT: Mata Tak Berkedip di Pintu Negeri

Tokoh yang memiliki pengalaman di bidang industri, perdagangan, investasi, UMKM, ekonomi kreatif, digitalisasi, pendidikan, maupun ekonomi syariah perlu diberi ruang untuk mengabdi.

Dengan demikian, Musyawarah Kota tidak menghasilkan pihak yang menang dan kalah, melainkan melahirkan tim terbaik yang bekerja demi kemajuan ekonomi Kota Depok.

Sebagai inisiator PINBAS (Pusat Inkubasi Bisnis Syariah) MUI Kota Depok, saya meyakini bahwa masa depan ekonomi daerah tidak dibangun oleh satu orang.

Ia dibangun oleh kepemimpinan yang mampu menghimpun seluruh potensi menjadi satu gerakan bersama.

Ketua KADIN adalah nahkoda. Namun keberhasilan pelayaran ditentukan oleh soliditas seluruh awak kapal.

Mencintai Layla, Berkali-kali

Itulah makna Kabinet Ekonomi Depok: mengubah kompetisi menjadi kolaborasi, mengubah perbedaan menjadi kekuatan, dan menjadikan kemajuan ekonomi sebagai kemenangan bersama seluruh masyarakat Kota Depok. (***)

Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom